UI Dukung Pengembangan Sociopreneur yang Berdampak Positif ke Masyarakat

Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Uni-Unit Usaha UI, Nia Noerhadi (kiri)

Universitas Indonesia melalui Direktorat Pengelolaan dan Pengembangan Unit-Unit Usaha mengadakan "Sociopreneur Inspiration Universitas Indonesia: How Far Can You Go?" di Felfest Integrated Faculty Club UI, Kampus UI, Depok (5/12/2018).

Acara ini salah satu rangkaian kegiatan yang ditujukan untuk pengembangan kewirausahaan di lingkungan UI berupa sharing session dan talkshow dengan menghadirkan beberapa narasumber pendiri sekaligus penggerak usaha rintisan (startup) bidang sociopreneur.

Wakil Rektor UI bidang Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama, Dedi Priadi, mengatakan, sebagai perguruan tinggi, pihaknya berkewajiban mengembangkan dan memberikan fasilitasi berupa sarana dan prasarana juga berbagai program untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, juga akses pendanaan."Sekarang ini, permasalahan di masyarakat semakin kompleks. Lewat kegiatan ini diharapkan bisa tercipta cara menyelesaikan masalah tersebut. Karena itu, salah satu tujuan acara ini adalah mendorong terciptanya startup yang lebih bagus dalam pengabdian kepada masyarakat," kata Dedi.

Selain Nota Kesepahaman Bersama dalan acara ini dilakukan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara UI dengan PT Mandiri Capital Indonesia dan antara UI dengan PT Suitmedia Kreasi Indonesia. Kerja sama yang yang akan dilakukan adalah program Pembinaan Kewirausahaan. Kewirausahaan yang didorong untuk terus bertumbuh dititikberatkan pada penciptaan start up yang berdampak bagi lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan.

Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Uni-Unit Usaha UI, Nia Noerhadi, menambahkan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan semangat kewirausahaan di lingkungan civitas akademika UI. Ia berharap kerja sama tersebur dapat terus ditingkatkan di tataran praktis untuk membantu penciptaan sociopreneur di lingkungan UI. "Sociopreneur bisa diibaratkan memberikan kail kepada masyarakat bukan sekedar ikan, sehingga masyarakat yang nantinya bisa memaksimalkan untuk meningkatkan pendapatannya," katanya.

Sharing session menghadirkan narasumber yang merupakan sociopreneur dan investor yang khusus memberikan pendanaan bagi sociopreneur. Acara ini diawali oleh Imam B Prasodjo yang merupakan Pendiri Yayasan Nurani Dunia, berbagi pengalaman dalam membangun kampung ilmu di daerah Purwakarta. Lalu, dilanjutkan dengan sharing Wilda Yanti mengenai usaha bank sampah yang dikelolanya. Sesi pertama ditutup dengan sharing oleh Vivi Laksana, Direktur Kinara Indonesia yang menyampaikan mengenai investasi berdampak sosial.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)