Ula Raih Pendanaan Seri B US$87 Juta

Perusahaan rintisan B2B e-commerce, Ula, berhasil mengumpulkan pendanaan seri B sebesar US$87 juta atau setara dengan Rp1,24 triliun. Pendanaan tersebut dipimpin oleh Prosus Ventures, Tencent, dan B-Capital. Pendanaan ini juga diikuti oleh Bezos Expeditions, yang merupakan perusahaan venture capital milik pendiri dari Amazon, Jeff Bezos, beserta Northstar Group, AC Ventures, dan Citius.

Pendanaan Serie B ini rencananya akan digunakan untuk melakukan ekspansi, pengembangan layanan pay later, membangun teknologi baru, infrastruktur logistik, dan rantai pasokan lokal. Riky Tenggara, Co-founder dan Chief Operating Officer Ula mengatakan, kondisi rantai pasok di Indonesia saat ini sangat kompleks, sehingga untuk memecahkan permasalahan tersebut sangatlah menantang.

“Sebagai perusahaan yang dibangun dari sebuah komunitas, kami tidak dapat meremehkan pentingnya memberikan layanan yang selalu dapat diandalkan oleh pelanggan kami, khususnya layanan yang dapat memberikan perbedaan yang nyata bagi kehidupan mereka,” kata dia. Ula memang memiliki misi untuk memberikan fasilitas teknologi bagi warung di seluruh Indonesia, wabilkhusus di kota tier 2 hingga tier 4. Wilayah ini, menurutnya, merupakan wilayah yang masih memiliki kendala dari segi sumber daya dan infrastruktur logistik.

Selama masa pandemi, banyak pemilik warung yang sukses menggunakan teknologi dan solusi dari Ula untuk tetap dapat menjalankan usahanya. “Kami secara optimal berusaha memperkuat kehadiran Ula, memperbanyak pilihan produk, serta meningkatkan kualitas layanan di daerah pedesaan dan kawasan yang memiliki akses terbatas, dengan tujuan untuk membantu para pemilik warung mempercepat proses pemulihan usahanya akibat COVID-19,” kata Derry Sakti, Co-founder dan Chief Commercial Officer Ula menambahkan.

Lewat aplikasi Ula, pemilik warung bisa melakukan pembeliaan barang, melihat ketersediaan produk, dan melakukan pembayaran. Saat ini, platform menawarkan 6 ribu produk dan telah melayani 70 ribu warung melalui platformnya. Ula menargetkan akan bisa memberdayakan 63 juta UMKM di seluruh indonesia. Seri pendanaan Ula sebelumnya meliput pendanaan awal sebesar US$10.5 juta pada Juni 2020 yang dilanjutkan dengan pendanaan Seri A pada bulan Januari 2021 sebesar US$20 juta.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)