Upaya 14Daypilot Flight Academy, Cetak Pilot Berlisensi FAA

Gema Merdeka Goeyardi CEO & Founder 14Daypilot Flight Academy (kiri)

Permintaan commercial pilot baik untuk airlines operation maupun general aviation terus meningkat,  baik di Amerika, Eropa dan Asia seiring menggeliatnya bisnis penerbangan.  Tingginya permintaan commercial pilot menjadi peluang tersendiri bagi 14Daypilot Flight Academy untuk mencetak pilot – pilot muda berbakat dengan waktu yang cukup singkat.

14Daypilot Flight Academy, LLC adalah sekolah pilot di bawah naungan regulasi FAA merupakan anak perusahaan Astronacci International, yang didirikan sejak tahun 2016. 14Daypilot adalah satu-satunya di Asia yang juga memegang lisensi TSA Flight Training Provider dan FAA (Federal Aviation Administration) Safety Training Provider yang di audit setiap tahun.

Berbasis di California, AS, dengan murid dari seluruh dunia, 14Daypilot Flight Academy mengacu kepada FAA.  Semua murid 14Daypilot yang berhasil menyelesaikan program akan memiliki lisensi pilot FAA yang sudah standar dan diakui secara international.

Dengan konsep luxury service-nya, yakni liburan sambil sekolah pilot, 14Daypilot membidik segmen pasar business owner, airplane owner, profesional  yang memiliki hobi terbang dari kecil dan ingin jadi commercial pilot tapi kesulitan mencari waktu sekolah dan fleksibilitas usia serta kesehatan.

Menurtu Gema Merdeka Goeyardi, CEO & Founder 14Daypilot Flight Academy, kunci sukses program ini adalah metode belajar menggabungkan teknologi dan NLP (Neuro Linguistic Program) serta di dukung dengan kualitas instruktur terbang yang memahami konsep akselerasi. Selain itu, Bahasa inggris murid di tuntut harus tinggi setara ICAO level 6 dan TOEIC 900. 

Online campuss 14Daypilot adalah tahap awal siswa mengenal seluruh material yang akan diuji dan selanjutnya pendidikan berbasis study case scenario yang diajarkan dalam bentuk kuiz menjadi kunci sukses penyerapan materi dengan cepat. 

Kemudian, siswa pilot disamakan dengan manajemen atlit, di mana untuk meluluskan 1 siswa, ada setidaknya 5-6 orang tim dan 2 pesawat yang disediakan secara khusus. Kalau di sekolah lain 1 instruktur untuk 10 siswa, sedangan di 14Dyapilot 1 siswa mendapat 3 instruktur dan 2 pesawat dengan pendidikan terbang Senin hingga Minggu.

Gema menambahkan, 14Daypilot menyediakan program akselerasi, seperti Private Pilot Program dalam 14 hari, Instrument Rating Program dalam 10 hari, Commercial Pilot Single Program dan Multi-Engine Program dalam 5 hari, kemudian program Airline Pilot Integrated Training (APIT) yang dapat diselesaikan hanya dalam waktu 110 hari. 

Biayanya? Menurut Gema, untuk Private Pilot Program dan Instrument Rating Program sekitar Rp 290 juta. Sedangkan bagi calon pilot yang ingin meneruskan karir sebagai pilot, maka harus mengikuti program APIT. Di samping itu, ada program advanced seperti ATP dan Boeing 737 NG atau Airbus A320 type rating juga menjadi favorit.

Gema menjelaskan, hingga akhir tahun lalu telah meluluskan 15 pilot, sedangkan tahun ini sedang mencari 10 calon pilot dari berbagai kalangan seperti businessman, dokter, lawyer ataupun profesional lain yang hobi dan ingin mendapat lesensi FAA.

Tahun 2020 ini, 14Daypilot Flight Academy kembali mencetak rekor dunia baru dan mendapatkan rekor MURI sebagai sekolah pilot tercepat di dunia mencetak commercial pilot dalam 80 hari saja, padahal biasanya untuk menjadi pilot membutuhkan waktu yang cukup lama dari 1 tahun hingga 2 tahun. 

Pilot bernama Jiva Ananthan Viseikumaran yang berhasil lulus dalam 80 hari ini merupakan seorang kapten tentara di Singapura, dan menjalani pendidikan akselerasi pilot di 14Daypilot Flight Academy.  

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)