Upaya Bank Mandiri Jadikan Livin Urban Locomotive | SWA.co.id

Upaya Bank Mandiri Jadikan Livin Urban Locomotive

Thomas Wahyudi, Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Tren digitalisasi yang semakin meningkat sejak beberapa tahun terakhir menjadi tonggak perusahaan untuk berbenah. Apalagi ditambah pandemi Covid-19 yang mendorong perusahaan meluncurkan inovasi layanan berbasis digital.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengambil langkah taktis dengan merilis super app Livin’ by Mandiri sebagai respons dari perubahan tersebut. Peluncuran super apps ini juga merupakan strategi jangka panjang perseroan untuk terus bertransformasi sebagai bentuk ekspansi bank Mandiri ke depan, era revolusi industri 4.0.

Thomas Wahyudi, Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam paparannya pada webinar 'Konferensi Merek Asli Indonesia 2022: Strategi Berjaya di Negeri Sendiri dan Sukses di Mancanegara' yang diselenggarakan SWA Media Group (22/11/2022), mengatakan bahwa ada tiga lompatan yang menjadikan Livin’ by Mandiri sebagai super app. Pertama, comprehensive banking experince, semua fungsi perbankan telah dipindahkan ke Livin' seperti misalnya pembukaan rekening, akun tabungan, pinjaman, tarik tunai, hingga QR Payment.

Kedua, full suit financial. "Bank Mandiri adalah konglomerasi perusahaan financial, sehingga kami ingin mengintegrasikan seluruh kebutuhan finansial dalam satu aplikasi," kata Thomas. Kebutuhan financial yang dimaksud di awal meliputi cicilan motor dan mobil, hingga asuransi.

Ketiga, open ecosystem. Dalam hal ini, perseroan berkomitmen untuk berkolaborasi dengan eksosistem digital yang menjadi favorit nasabah dalam bertransaksi sehari-hari mereka. "Kami masuk ke dalam lifestyle karena kami ingin menjadi urban locomotive dan masuk ke dalam sirkel nasabah setiap hari saat mereka berbelanja, bekerja, hingga belajar." Oleh karena itu, kata dia, Bank Mandiri terbuka dalam berkolaborasi dengan ekosistem apapun yang ada di market hari ini.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin' by Mandiri telah diunduh sebanyak 19 juta kali dengan pengguna aktif sebanyak 15 juta. Bersamaan dengan itu, perusahaan BUMN yang digawangi oleh Darmawan Junaidi tersebut juga meluncurkan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri untuk segmen korporat. Per Oktober 2022, Kopra telah menarik pengguna sebanyak 68 ribu.

"Setiap waktu, kami selalu menambahkan fitur baru di Livin'. Per Oktober 2022, kami telah memiliki 61 fitur dan akan bertambah menjadi 68 fitur hingga akhir tahun 2022," ujarnya. Fitur yang ditanam di dalam aplikasi Livin' akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan nasabah. Salah satu inovasi yang diluncurkan sebagai respon dari kebutuhan tersebut adalah Livin' Investasi yang telah disematkan sejak 6 bulan lalu.

Brand extension ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam melakukan investasi seperti pembelian reksadana. Fitur ini, menurutnya, sangat diminati mahasiswa. Pasalnya, dengan uang Rp100 ribu mereka sudah bisa memulai investasi lewat reksadana. "Ke depan kami akan menambahkan obligasi, dll."

Tidak berhenti sampai disitu, perseroan juga meluncurkan Livin' Sukha yang merupakan fitur kolaborasi bank Mandiri dengan partner lain seperti airlines dan e-commerce. Lewat fitur tersebut nasabah dapat melakukan pengecekan, pemesanan, dan pembelian tiket pesawat hingga kereta api, tiket konser, voucher game online, hingga layanan hiburan berlangganan lain. "Yang kami kembangkan bukan sekedar mobile banking, tetapi juga kemudahan transaksi, serta memperluas eksistensi atau beyond banking."

Lantas, apa yang dilakukan Mandiri untuk memperkenalkan Livin' di masyarakat, khususnya anak muda?

Bank Mandiri melakukan Hybrid channel dalam program promosinya untuk memperkenalkan Livin' di pasar. Biasanya, Bank ikut mendanai event-event besar dan konser, serta memberikan diskon hingga cashback di aplikasi. Ini dilakukan untuk menarik pelanggan mengunduh dan menggunakan livin' secara aktif.

Program lain yang dilakukan adalah Coffiesta bekerja sama dengan 1000 brand kopi lokal di 5.000 outlet untuk menghadirkan promo cashback. Kemudian program Foodfiesta yang menghadirkan 2.000 brand, Moviesta untuk menggenapi para pecinta film, dan kategori lain yang mencakup wellness dan health, dll. "Ini dilakukan agar Livin' terus engage dengan nasabah," ungkapnya.

Ekspansi Livin' tidak hanya difokuskan di dalam negeri saja. Baru-baru ini, perseroan juga telah memperluas jangkauan Livin' di mancanegara lewat program Livin' Around the World. Program tersebut menyasar para pekerja dan pelajar Indonesia yang tersebar di seluruh dunia. Sampai saat ini sudah ada 20 negara yang telah dijangkau oleh Livin'. Bank Mandiri sendiri menargetkan akan menjangkau 100 negara dalam layanannya.

"Para pekerja dan pelajar di luar negeri ini tetap membutuhkan transaksi di Indonesia, misalnya membayar e-commerce, top up e-wallet, beli voucher pulsa, dll. Itu semua bisa dilakukan lewat Livin'." Para pengguna Livin' di luar negeri bisa menikmati fitur Livin' yang sama dengan para penggunananya di Indonesia. Thomas memaparkan, pengguna bisa membuka rekening di luar negeri dengan nomor luar negeri. "Saat ini, kami masih dalam tahap development. Rencananya, kami juga akan menambahkan fitur remitansi," ujarnya menutup pembicaraan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)