Upaya Bio Farma Promosikan Pengembangan Ciletuh di Konferensi Geopark UNESCO

Konsisten mendukung pariwisata di Indonesia, Bio Farma menyokong pengembangan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu. Menurut Iskandar, Direktur Utama Bio Farma,  “Biasanya yang terlibat dalam pengelolaan Geopark hanya pihak Pemerintah dan akademisi saja, baru pertama BUMN, aktif mendukung Geopark dari awal pengembangan."

Bio Farma Promosikan Pengembangan Ciletuh di Konferensi Geopark UNESCO Bio Farma Promosikan Pengembangan Ciletuh di Konferensi Geopark UNESCO

Bio Farma pun diundang menjadi pilot project untuk UNESCO Global Geopark karena perusahaan mendukung program Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu, mulai dari pengakuan nasional pada Desember 2015, dan persiapan dokumen untuk pengajuan Geopark UNESCO yang ditargetkan mendapatkan pengakuan pada akhir tahun 2017.

Promosi ini dilakukan pada Konferensi Internasional UNESCO Global Geopark Network (GGN) ke-7 kalinya pada 26-30 September 2016 di Torquay, kawasan English Riviera. Dihadiri sekitar 800 delegasi dari 30 negara, menghadirkan konferensi forum scientific, presentasi abstrak, poster dan Geofair atau pameran Geopark dari berbagai negara, seperti China, Korea, Jerman, Jepang, Irlandia, Inggris, Finlandia, dan tentunya Indonesia.

“Bio Farma memiliki program CSR yang mengutamakan muatan lokal. Menurutnya, Geopark Ciletuh memiliki keunggulan fenomena keaneragaman biologi, keanekaragaman geologi, dan keanekaragaman budaya,” ujar R.Herry, Kepala Divisi CSR, PKBL dan EHS.

Kegiatan konkret CSR yang berkaitan dengan Ciletuh antara lain pengembangan masyarakat pada 40 rumah tangga, 2 homestay, dan 21 usaha mikro yang telah menerima pasokan air bersih. Lalu di sektor pariwisata, sebanyak 23 homestay dan 18 pemandu wisata yang telah mendapatkan pelatihan.

Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan di dalam negeri serta persiapan untuk pasar ekspor, pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan.

Pakar Geopark UNESCO, Prof. Guy Martini, pada kunjungannya beberapa waktu lalu ke Ciletuh, menuturkan, Ciletuh sangat potensial bisa menjadi Global Geopark ketiga di Indonesia. Karena peran aktif dalam pengembangan Geopark Ciletuh, Bio Farma mewakili Industri, dapat dipercaya dan masuk menjadi anggota Tim Koordinasi Pengembangan Geopark Ciletuh. Hal ini tertuang dalam SK Gubernur Jawa Barat yang berisikan anggota pengembangan dari Bio Farma dan stakeholder lainnya dari Kabupaten Sukabumi, perwakilan dari pemerintah, akademisi, dan masyarakat setempat.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)