Upaya Kudo Meng-Upgrade Warung Serba Bisa

Kehadiran Kudo sebagai aplikasi digital makin diakui keberadaannya. Pasalnya Kudo hadir untuk memajukan warung tradisional di Indonesia dan telah berhasil membantu ratusan ribu warung untuk menjadi serba bisa semenjak gerakan sosial #MajuinWarung dimulai.

Kudo hadir sejak tahun 2014, kini telah memberdayakan lebih dari 2 juta agen Kudo yang jaringannya telah tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Kudo memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan, dan meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan.

Menurut Agung Nugroho, CEO & Co-Founder Kudo, “Gerakan sosial #MajuinWarung hadir sebagai wujud nyata dari tiga misi utama Kudo. Dimulai dengan memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan, hingga meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan.

Agung menambahkan, Kudo berupaya untuk menanamkan rasa peduli pada masyarakat untuk mewujudkan misi sosialnya bagi warung Indonesia agar jadi lebih modern, selangkah lebih maju, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di era digital ini.

Melalui program ini, Kudo membuktikan komitmennya untuk memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah dan menjadikan warung serba bisa melayani berbagai produk dan layanan. Melalui program #MajuinWarung adalah gerakan sosial yang mengajak masyarakat Indonesia untuk memajukan warung sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi.

Dengan aplikasi Kudo, warung menjadi serba bisa. Mulai dari bisa berjualan apa saja termasuk pulsa, pembayaran tagihan dan tiket perjalanan, bisa stok barang untuk warung lewat aplikasi, bisa kirim uang dan menawarkan berbagai layanan keuangan digital, hingga bisa membantu tetangga menjadi pengemudi Grab untuk menambah penghasilan.

Hal ini diakui Afandi, agen Kudo di Tangerang, salah satu contoh dari pemilik warung yang telah berhasil meraih kesuksesan dengan Kudo.

Pemilik warung kelontong ini, sebelumnya, pernah punya usaha di kampung halamannya di Madura, namun usaha kurang memuaskan. Akhirnya ia memberanikan diri pindah ke Tangerang dan mengembangkan usaha warung kelontong. Setelah 2 tahun menggunakan aplikasi Kudo, warungnya menjadi lebih ramai dan omzet saya bisa mencapai lebih dari Rp 30 juta/bulan. "Warung saya bisa melayani berbagai hal dan tidak hanya berjualan barang kebutuhan sehari-hari di warung, tapi bisa juga menjual pulsa dan pembayaran tagihan ke pelanggan dengan aplikasi Kudo,” kata Afandi.

Dengan gerakan sosial #MajuinWarung, Kudo optimis dapat membantu lebih banyak warung untuk maju dan serba bisa hingga meraih kesuksesan warung-warung lainnya. Tidak hanya itu, Kudo juga yakin dapat mengajak lebih banyak orang Indonesia untuk lebih peduli pada warung di sekitarnya dan memberikan kesempatan warung bersaing dengan minimarket modern. "Kedepannya, Kudo akan terus berinovasi untuk mengembangkan aplikasi dan menghadirkan teknologi yang membuat warung semakin serba bisa," ujar Agung.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)