Urbanhire Disuntik Pendanaan Pra Seri- A

Triawan Munaf, Kepala Bekraf (ketiga dari kiri) dan Benson Kawengian, CEO Urbanhire. Sesaat setelah konfrensi pers. (Photo: Anastasia/SWA)

Urbanhire, perusahaan teknologi yang bergerak di bidang rekrutmen karyawan, mengumumkan pendanaan investasi pra-serie A mereka di kantor Bekraf, Jakarta (10/8/2017). Platform ini membantu perusahaan skala menengah dan besar dalam mengelola proses rekrutmen agar lebih menghemat waktu dan biaya. Urbanhire memiliki fitur distribusi lowongan kerja instan ke lebih dari 40 portal seperti KompasKarier, Indeed, Glassdoor, dan LinkedIn.

Benson Kawengian, CEO Urbanhire, menuturkan, platform ini dapat melipatgandakan produktivitas klien, karena semua proses rekrutmen akan dikontrol melalui sistem dashboard tunggal. “Dalam waktu dekat, kami akan menggunakan mechine learning untuk lebih memudahkan pencocokan antara perusahaan dan pencari kerja,” ujar Benson. Pihaknya percaya proses rekrutmen memiliki peran strategis dalam bisnis, dan tanggung jawab tersebut tidak hanya diemban oleh tim HR saja, namun juga melibatkan semua pihak.

Sampai saat ini, Urbanhire telah memiliki lebih dari 2.000 entitas bisnis termasuk perusahaan besar seperti Gunung Sewu, BPJS Kesehatan, Grup MPM, PT. Elnusa, Kompas, dan Biznet. Lebih lanjut, kata dia, dana investasi ini akan digunakan untuk memperluas jangkauan dan mempercepat pengembangan produk seperti pencocokan algoritmik antara pencari kerja dan perusahaan. Sayangnya, saat ditanya berapa pendanaan yang diberikan pihak pemodal ventura, Social Capital, pihaknya enggan menyebutkan berapa dana yang di gelontorkan oleh perusahaan asal Silicon Valley tersebut. Namun, untuk skala pendanaan pra-serie A biasanya berkisar antara US$ 1-2 juta. “Dalam 18 bulan ke depan kami akan mencoba kembali ke investor untuk membicarakan kemungkian mendapatkan ronde pendanaan selanjutnya,” lanjut Benson.

Untuk menggaet investor, pihaknya akan terus mengembangkan fitur yang lebih canggih seperti menanamkan teknik matching yang lebih otomatis. Selain itu, pihaknya juga berambisi untuk mengembangkan bisnis di kawasan regional.

Langkah Urbanhire dalam mempermudah perusahaan dalam proses rekrutmen diamini oleh Bekraf RI. Lewat kata sambutannya, Triawan Munaf berharap Urbanhire dapat menjembatani kesenjangan antara tingkat penganguran dan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja melalui sistem pencocokan yang lebih efisien melalui sistem digital. Ia juga menambahkan pendanaan ini merupakan bukti bahwa startup teknologi di Indonesia sudah mulai dilirik oleh modal ventura sekelas Silicon Valley. “Kami bangga akan keberhasilan pendanaan yang diraih oleh Urbanhaire," kata Triawan.

Sebelumnya, Urbanhire terpilih sebagai salah satu stratup yang berkompetisi pada ajang startup Istanbul 2016 bersama 5 startup asal Indonesia lainnya. Dalam ajang tersebut Urbanhire berhasil mencatatkan prestasi dengan masuk ke dalam 15 besar dari 100 startup dari 15 negara pada kompetisi tersebut.

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)