Usaha Alami Kembangkan Sharing Economy Berbasis Syariah

PT Alami Teknologi Sharia, perusahaan teknologi finansial aggregator syariah, meluncurkan platform digital untuk mengakomodir kebutuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam mengakses pembiayaan ke berbagai lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan lebih mudah.

Dima Djani, CEO sekaligus Founder Alami, mengatakan, upaya digitalisasi dalam proses pembiayaan ini, merupakan salah satu cara platform dalam merevolusi wajah industri keuangan syariah di Indonesia. “Kolaborasi antara perbankan syariah dan perusahaan tekfin akan memberikan dampak yang signifikan di beberapa aspek perekonomian, sekaligus menata kembali wajah industri keuangan syariah,” ucap Dima.

Secara spesifik, Dima menyebut bahwa sektor perbankan syariah di Indonesia masih belum memiliki teknologi memadai seperti perbankan konvensional yang bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanannya. “Kolaborasi akan menjadi jalan keluar yang efisien dari segi biaya dan waktu, dimana perbankan syariah bisa memanfaatkan inovasi dari perusahaan tekfin. Kami sebagai contoh, telah berhasil menerapkan kolaborasi ini bersama beberapa rekanan institusi keuangan syariah ternama sejak 2017,” kata dia.

Untuk diketahui, pemerintah saat ini telah menyiapkan peta jalan yang tertuang dalam kerangka Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia 2017-2019. Sampai dengan tahun 2017, Otoritas Jasa Keuangan  mencatat aset keuangan bank syariah Indonesia mencapai Rp897,1 triliun. Nilai aset ini belum termasuk saham dengan proporsi industri perbankan syariah mencapai sebesar Rp355,9 triliun.

Sementara itu, Adiwarman Karim, CEO Karim Consulting, mengemukakan, untuk mengejar ketertinggalan dari perbankan konvensional memerlukan waktu dan biaya yang besar. “Salah satu solusi yang paling efektif adalah dengan memanfaatkan layanan digital yang dimiliki oleh perusahaan tekfin,” ujarnya.

Sementara itu, Dima menambahkan, platformnya sebagai perusahaan tekfin aggregator berencana untuk mempercepat literasi dan inklusi keuangan syariah dengan memberdayakan para pengusaha yang berkualitas untuk mengembangkan usahanya melalui akses pembiayaan yang mudah, dengan basis syariah.

“Selain itu, kami juga akan tetap menyesuaikan model bisnisnya dengan koridor syariah, karena bagaimanapun penerapan teknologi finansial dalam skema syariah tetap perlu mengacu pada fokus pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” ujarnya menambahkan. Dima berharap teknologi dan inovasi yang diciptakan dapat menjadi katalis dalam pengembangan ekosistem sharing sharing economy berbasis syariah di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)