Vivo Dirikan Pusat R&D Terbaru Untuk Inovasi Fitur Fotografi

Vivo memperkuat kompetensinya dalam inovasi fitur fotografi profesional. Setelah bermitra jangka panjang dengan Zeiss, kini Vivo mengumumkan pendirian pusat R&D terbaru di Xi’An, Tiongkok, untuk mendukung pengembangan teknologi berbasis fotografi.

Edy Kusuma, Senior Brand Director vivo Indonesia, mengatakan, pembangunan pusat R&D ini akan mendukung pengembangan jangka panjang untuk beragam inovasi dan produk unggulan vivo ke depan khususnya dalam fitur fotografi.

“Pengembangan fungsi kamera menjadi salah satu long track phase vivo, dan untuk mendukung tujuan tersebut, investasi pada riset sangat dibutuhkan demi menembus keterbatasan teknologi fotografi seluler yang dihadapi saat ini,” ujarnya.

Hadirnya pusat R&D Vivo di Xi'An menambah deretan sarana riset yang tersebar di berbagai negara. Sebelumnya, pabrikan ponsel ini telah memiliki 9 pusat R&D yang cakupan penelitiannya meliputi pengembangan teknologi jaringan 5G dan 6G, kecerdasan buatan (AI), eksplorasi desain, serta mobile imaging. Saat ini, rangkaian pusat R&D Vivo didukung oleh 700 teknisi profesional dengan spesialiasi pada pengembangan perangkat keras dan lunak, serta formulasi algoritma.

Sementara itu pada kerja sama pengan Zeis sebelumnya juga dalam mendirikan R&D gabungan, yakni Vivo Zeiss Imaging Lab. Kemitraan ini mencakup pembuatan sistem mobile imaging, yaitu vivo Zeiss Co-engineered Imaging System, yang akan diterapkan secara berkelanjutan.

“Menggabungkan wawasan konsumen yang komprehensif dan pengalaman sebagai pionir dalam industri, kami saling memfasilitasi dalam pengembangan aspek mobile imaging untuk smartphone. Dengan sinergi ini, teknologi lensa Zeiss diharapkan akan secara signifikan meningkatkan performa fitur fotografi yang makin profesional pada seri flagship Vivo.” ujar Edy.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)