Wahyoo Kembangkan Bisnis Franchise Bebek Goreng Bikin Tajir

(Dok. Wahyoo Group)

Sukses meluncurkan bisnis franchise Ayam Goreng Bikin Tajir (AGBT) yang telah memiliki 300 lebih mitra, kini perusahaan teknologi Wahyoo Group kembali melahirkan bisnis baru yaitu Bebek Goreng Bikin Tajir (BGBT). Ini ini merupakan hasil kerja sama Wahyoo dengan PT Putra Prima Mandiri, supplier daging bebek yang sudah melayani restoran-restoran di Indonesia.

Founder & CEO Wahyoo Group, Peter Shearer mengatakan, BGBT diluncurkan karena banyaknya calon mitra yang ingin membuka franchise dengan modal yang cukup terjangkau. “Sekarang adalah momentum yang tepat untuk meluncurkan BGBT, karena melalui BGBT kami ingin lebih banyak pengusaha UMKM yang terbantu untuk mendapatkan penghasilan tambahan," katanya.

Wahyoo Group pun optimistis akan ada lebih dari 500 mitra yang bergabung bersama BGBT pada akhir tahun 2021 di seluruh Jabodetabek. "Kami melihat antusias masyarakat yang menjadikan bebek goreng sebagai makanan keseharian serta minat untuk membuka usaha serupa. Untuk itu, kami selalu optimis dan semangat ketika meluncurkan inovasi terbaru," ujar Peter.

Sama seperti franchise AGBT, calon mitra BGBT pun akan mendapat berbagai keuntungan seperti pinjaman gerobak dorong (rombong) berikut peralatan masak beserta pengantaran bahan baku secara gratis, mendapatkan sertifikat halal resmi dari MUI, dukungan aktivasi Go Food yang dibantu oleh tim Wahyoo, dan mendapatkan produk bebek berkualitas.

Untuk menjual produk ini, mitra harus mendaftar menjadi keluarga warung makan digital Wahyoo, memiliki lahan yang strategis untuk menempatkan rombong dan melakukan deposit Rp 500.000 sebagai jaminan penggunaan rombong (deposit akan dikembalikan jika sudah tergabung selama 1 tahun).

Adapun mitra yang ingin bergabung menjadi pedagang dapat menghubungi customer service Wahyoo, kemudian tim BGBT akan melakukan survei ke lokasi pedagang. Jika disetujui, rombong dan peralatannya akan dikirimkan ke lokasi.

'Kami yakin hal ini dapat membantu mereka yang terdampak oleh pandemi dan ingin memulai usaha kecilnya dengan modal usaha yang terjangkau. Karena sejalan dengan komitmen Wahyoo itu sendiri, kami ingin mengembangkan usaha-usaha kecil dan menengah, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui BGBT,” ujar Simon Leonardo Siahaan, Managing Director TKB.

Senada dengan Simon, Peter berharap, menu baru ini dapat menjadi penghasilan tambahan bagi mitra sehingga akan ada lebih banyak orang bisa terbantu di situasi yang penuh tantangan ini. “Tahun ini akan ada beberapa produk terbaru yang ingin diluncurkan, namun belum bisa kami sebutkan saat ini," tutur Peter. Saat ini Wahyoo memiliki lebih dari 13.500 warung yang terdaftar dan ditargetkan akan terus bertambah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)