Waterfall by Crown Klaim Capai Transaksi Rp1,2 Triliun di 1 Jam Pertama

Crown Group mengklaim berhasil membukukan nilai transaksi penjualan Rp3 triliun dalam sehari saja  lewat proyek terbaru: Waterfall by Crown Group. Proyek yang telah diluncurkan sejak Juni 2017  itu memecahkan rekor dengan nilai transaksi penjualan global sebesar Rp1,2 triliun di satu jam pertamanya. Momen ini melewati rekor sebelumnya pada peluncuran Infinity by Crown Group di tahun 2015 mencapai nilai transaksi Rp 1 triliun.

CEO Crown Group Iwan Sunito

Total sebanyak tiga unit penthouse senilau Rp 120 miliar mampu terjual. Secara keseluruhan Asia memberikan kontribusi sebesar Rp 600 miliar dengan rincian Indonesia menyumbang Rp 300 miliar dan sisanya dari Singapura dan Hong Kong. Desain Waterfall by Crown Group menerjemahkan semangat Crown Group akan inovasinya sebagai pengembang swasta yang sering mendapatkan penghargaan di Australia. CEO Crown Group, Iwan Sunito, mengungkapkan, visi  Waterfall by Crown Group untuk menciptakan sebuah revolusi hijau dalam dunia arsitektur Sydney dan dunia secara global.

Perusahaan itu didirikan oleh arsitek berdarah Indonesia Iwan Sunito dan seorang insinyur bernaman Paul Sathio. Iwan Sunito menjadi diaspora Indonesia yang mampu menancapkan kesuksesannya di luar negeri dengan membangun bisnisnya sejak tahun 1996.

Keberhasilan Crown Group lewat transaksi penjualannya menjadi bukti kekuatan desain bangunan dan lokasi yang dipilih. “Kami melihat lebih banyak pelanggan yang hadir pada saat peluncuran dibandingkan dengan yang kami perkirakan sebelumnya, di mana banyak di antaranya adalah mereka yang sudah pernah membeli unit apartemen dari Crown Group," ungkap pria kelahiran Surabaya.

Iwan antusias memberikan bangunan yang indah dan inovatif, bangunan yang menjawab kebutuhan masa depan melalui desain yang akan bertahan dalam ujian waktu. “Waterfall by Crown Group akan menjadi The Emerald of Sydney’s Eastern Suburb. Mahakarya desain arsitektur yang akan menjadi menara utama yang ikonik di kawasan Waterloo,” ujar diaspora yang menghabiskan masa kecilnya di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Proyek ini  berlokasi di 18 O'dea Avenue Waterloo, Sydney, dengan total 331 unit. Waterfall by Crown Group dirancang oleh arsitek pemenang penghargaan, SJB, dilengkapi dengan air terjun setinggi tujuh lantai yang mengalir dari salah satu elemen menara hunian tersebut. Targetnya, pembangunan hunian mewah ini akan selesai pada 2020 dengan nilai investasi proyek sekitar Rp 4 triliun.

Director of Sales & Marketing Asia Crown Group, Guy Major juga mengungkapkan kesuksesan ini menegaskan, kualitas produk yang dimiliki Crown Group dan juga kepercayaan yang semakin tinggi dari konsumen, khususnya di Indonesia. Crown Group juga mampu menciptakan investasi properti di Sydney adalah salah satu bentuk investasi terbaik di kawasan Asia. “Mayoritas pembeli Indonesia untuk hunian Crown Group adalah investor dan orang tua yang anaknya bersekolah di Sydney,” jelas Guy Major.

 

Reportase: Herning Banirestu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)