Weston Energy Bangun Ekosistem Hunian Sementara bagi Korban Bencana

Beberapa hari yang lalu, setelah bencana gempa yang telah melanda Palu dan Donggala, gempa melanda lagi tepatnya di beberapa titik wilayah di Indonesia seperti Badung, Mamasa, Lombok dan Sangihe. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) mengatakan berdasarkan sejarah, Indonesia telah dilanda gempa disertai tsunami 12 kali dengan korban lebih dari 700.000 korban harus mengungsi.

Hal ini yang mendasari Wynn Nathaniel, Founder dan Chief Executive Officer dari sebuah startup yang bernama Weston Energy, membangun sebuah ekosistem hunian sementara yang ramah lingkungan dengan fasilitas pemulihan psikis untuk korban bencana. Hunian ini merupakan hasil kolaborasi antara Weston dengan beberapa pihak mitra yang dapat dibangun hanya dalam 5 hari serta dilengkapi dengan sistem listrik menggunakan tenaga surya.

Solusi hunian ini dikembangkan untuk mendukung proses pemulihan. Hunian ini dilengkapi dengan kesiapan struktur tahan gempa untuk memastikan keamanan bagi masyarakat dengan desain yang sinergi dalam mendukung pemulihan fisik dan psikis korban dengan dilengkapi fasilitas seperti hunian sementara, sekolah anak, ruang aktivitas, tempat ibadah, dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Semua fasilitas tersebut didukung dengan sistem listrik yang ramah lingkungan dengan menggunakan tenaga surya dan dilengkapi sistem penyedia air bersih.

Untuk mereleasikan proyek hunian sementara untuk korban bencana, Weston Energy sedang menjalankan penggalangan dana secara private kepada beberapa pihak. Menurut catatan, sampai hari ini, dana yang sudah terkumpul hampir 50% dari biaya realisasi. “Dalam jangka waktu dekat, kami akan mengadakan sebuah konser amal bersama musisi musisi indonesia untuk mengajak masyarakat terlibat untuk merealisasikan karya kolaborasi kami untuk Palu dan mereleasasikan proyek ini secepatnya untuk menyediakan hunian sementara yang layak untuk korban bencana,” ujar Wynn.

Weston Energy berdiri pada tahun 2015 yang merupakan sebuah startup yang bergerak di bidang energi terbarukan dengan prinsip socialpreneur untuk turut berkontribusi secara nyata menyalakan lampu di desa-desa terpencil. Weston merupakan salah satu startup lulusan akselerator program GK-Plug and Play Indonesia pada angkatan ke-2. “Kami sangat senang, salah satu startup binaan kami dapat memberikan dampak besar bagi Indonesia salah satunya proyek baru Weston yaitu hunian sementara untuk korban bencana alam. Kualitas seperti inilah yang kami cari pada sebuah startup,” tutur Wesley Harjono selaku Managing Director GK-Plug and Play. Weston Energy bergabung di Plug and Play Indonesia di tahun 2017 dimana Weston merupakan salah satu dari 12 startup yang bergabung di program akselerasi GK-Plug and Play Indonesia pada angkatan ke-2.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)