Wifi Gratis Mengancam Data Pribadi dan Perangkat Anda

Hal biasa dilakukan mereka yang sangat lekat dengan digital. Setiap kita ke kafe atau hotel yang ditanyakan adalah password Wifi-nya. Tapi tahukah Anda bahwa menggunakan Wifi gratis mengancam keamanan data pribadi Anda rawan dicuri. Bukan hanya itu, perilaku kita dalam berselancar bisa terbaca pemilih Wifi tersebut. Pada akhirnya tidak ada lagi privacy dalam hidup kita.

Menurut Ciba Gangga, Head of Public Relation PT Smartfren Telecom, hal ini sering tidak disadari masyarakat bahwa menggunakan Wifi gratis, memang menghemat kuota data yang dimiliki, tapi sesungguhnya ada banyak bahaya mengancam data pribadi dan perangkat yang dimiliki. “Maunya sih irit data, tapi sebenarnya, ketika kita menggunakan Wifi gratis, sebenarnya ada disclaimer yang harus kita setujui. Sejak itu, sebenarnya kita sudah mempersilakan pihak lain masuk dalam kegiatan berinternet kita,” terangnya.

Ciba menerangkan, ancaman hacker terbuka ketika kita menggunakan Wifi gratis. Hacker ini tentu saja dengan mudah mencuri data kita. “Saran saya, ketika menggunakan internet dengan Wifi gratis, jangan melakukan transaksi online banking, mobile banking, membuka email, atau transaksi e-commerce. Apalagi transaksi e-commerce yang mengharuskan kita memasukkan tiga angka rahasia di belakang kartu kredit kita,” katanya.

Dia mengingatkan pengguna Wifi gratis juga harus memperhatikan bahaya infeksi virus di komputer ponsel pintar mereka. Tidak banyak yang tahu bahwa ada virus chameleon  di jaringan Wifi yang bisa mengumpulkan segala informasi yang ada di dalam perangkat secara diam-diam.

Yondi Hartanto, Public Relations PT Smartfren Telecom ,menambahkan, pengguna tidak menyadari bahwa setiap perilaku dalam berselancar di internet dengan Wifi gratis sebenarnya terkumpul menjadi data yang bisa digunakan pemilik jaringan Wifi untuk dimanfaatkan. “Apakah data yang dikumpulkan dimanfaatkan untuk kepentingan positif atau negatif kita tidak pernah tahu,” imbuhnya. Maka tidak heran jika kemudian sering muncul iklan popup yang mengganggu di layar komputer atau ponsel pintar kita. Ini tentu saja mengganggu kenyamanan kita kemudian hari dalam berselancar di internet.

Kita juga harus aware dengan bahaya pihak lain yang memata-matai atau mengintip browser dan halaman apa saja yang kita buka. Ini bisa terjadi jika menggunakan Wifi gratis. “Berbeda jika kita menggunakan perangkat Wifi sendiri yang dikeluarkan operator selular. Kami sebagai operator selular menjamin kerahasian data pelanggan,” katanya.

Ciba menambahkan, jadi tujuan menghemat konsumsi data yang dimiliki dengan menggunakan Wifi gratis sebenarnya tidak sebanding dengan bahaya yang mengancam terutama terkait data penting kita. “Saat ini Smartfren ada modem WiFi M5, berbeda dari seri sebelumnya. Smartfren modem WiFi M5 dihadirkan dengan satu kemampuan yang tidak dimiliki modem WiFi lain, yaitu dapat berfungsi sebagai power bank,” imbuhnya.

Dengan WiFi M5 ini permasalahan para digital native dan digital savvy yaitu kehilangan koneksi dan kehabisan baterai, kata Ciba terjawab oleh produk ini. Modem yang dibanderol hampir Rp 1 juta ini merupakan modem WiFi berteknologi Cat4 dengan chipset Qualcomm MDM 9307. Dengan teknologi USB on the go dan storage sharing modem WiFi M5 tentu tidak hanya memberikan kemudahan konektivitas bagi pengguna sekaligus juga sebagai sebuah perangkat yang dapat mendukung gaya hidup kaum profesional dan juga tren bring your own device (BYOD). “Harga Rp1 juta, pembeli sudah dapat kuota internet 150 GB berlaku 24 jam selama 1 tahun penuh, atau pilihan kedua seharga Rp 699 ribu, dengan kuota internet sebesar 70 GB berlaku selama 180 hari,” katanya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.Swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)