XL Axiata Percepat Penyediaan Infrastruktur Telekomunikasi di Ibukota Baru

PT XL Axiata mempercepat penyediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi di Kalimantan Timur. Salah satu proyek yang terus dikebut adalah memperkuat jaringan telekomunikasi dan data di sepanjang jalan Tol Balikpapan – Samarinda. Sebanyak lebih dari 190 BTS XL Axiata telah beroperasi melayani pengguna tol pertama di Kalimantan tersebut.

Plt Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, sejak pemerintah menetapkan ibukota negara baru di Kalimantan Timur, pihaknya fokus untuk mempersiapkan infrastruktur dan ekosistem jaringan telekomunikasi disana.

“Keberadaan Tol Balsam ini tentunya akan sangat vital bagi mobilitas masyarakat Kalimantan Timur saat ini dan ke depan, apalagi saat nanti pembangunan ibukota negara yang baru di wilayah Penajam Paser Utara sudah mulai dikerjakan,” kata dia. Saat ini, jaringan Data XL Axiata telah bisa terlayani di wilayah Kalimantan Timur meliputi Balikpapan, Samarinda, Bontang, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Paser dan Penajam Paser Utara.

Sebagai langkah lanjutan, perusahaan kini juga tengah siap membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi sesuai dengan rencana pemerintah yang akan membangun jalan tol baru terusan dari Samarinda-Bontang sepanjang 60 km. Jalan tol ini akan menghubungkan wilayah ibukota negara baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, serta juga akan terkoneksi dengan jalan Tol Balsam.

Untuk proyek fiberisasi, XL Axiata juga tengah gencar membangun jaringan tersebut di seluruh Kalimantan. Hingga saat ini, jaringan fiber optik sudah mencapai lebih dari 5.000 km dan mencakup 212 BTS. Hingga akhir tahun 2020, perusahaan menargetkan penambahan jaringan fiber optik sepanjang 4.500 km yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) melalui jalur fiber, termasuk melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber. Proyek ini juga disebut sebagai salah satu langkah perusahaan untuk mempersiapkan jaringan 5G XL Axiata di masa mendatang.

 Sebagai tambahan, jumlah pelanggan di Kalimantan pada kuartal I 2020 mencapai 1,3 juta pelanggan, dimana 99% dari mereka merupakan pelanggan aktif. Jumlah tersebut meningkat sekitar 25% dari periode yang sama tahun lalu.

Per akhir Maret 2020, XL Axiata memiliki lebih dari 133 ribu BTS, sebanyak lebih dari 43 ribu BTS di antaranya merupakan BTS 4G. Sementara itu, fiberisasi jaringan telah terlaksana di semua ibu kota provinsi dan kota-kota besar terutama di kota atau area yang memang secara pertumbuhan data sudah memerlukan upgrade ke jaringan fiber.

Saat ini, fiberisasi sudah mencapai sekitar 53% dari total target di tahun 2020, menjangkau sekitar 200 kota dan kabupaten, baik kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Bandung, Palembang, Makassar, hingga Balikpapan. Percepatan fiberisasi kini sedang dilakukan di wilayah padat penduduk guna mendukung aktifitas di era new normal saat ini.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
XL Axiata

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)