XL Rapatkan Barisan Bersama Developer Lokal

Pemenang IoT Agnosthings Challenges XL (foto: Syukron Ali/SWA) Pemenang IoT Agnosthings Challenges XL (foto: Syukron Ali/SWA)

Tidak hanya alam dan budaya yang kaya. Indonesia juga memiliki kekayaan SDM dari anak muda yang pintar dan memiliki bakat menciptakan solusi-solusi digital. Dalam catatan Dicoding.com, wadah para developer digital di Indonesia. Ada sebanyak 21 ribu lebih developer lokal yang eksis.

Untuk itu, supaya perkembangan digital bisa semakin maju dan produktif PT XL Axiata (XL) merapatkan barisan bersama para developer lokal yang tergabung dalam Dicoding.com.

Sinergi kedua belah pihak tersebut berusaha untuk mengembangankan produk yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan masyarakat dan industri. Berbagai layanan-layanan Internet of Thing (IoT) yang inovatif dan sesuai dengan permintaan pasar juga tengah disiapkan.

Chief Digital Service Officer XL, Joseph Lumban Gaol mengatakan, dengan merapatkan barisakan kepada para developer lokal adalah pilihan terbaik untuk terus mengembangkan layanan IoT yang dikemas dalam wadah Agnosthings.

Perlu diketahui, Agnosthing adalah sebuah IoT platform besutan XL yang bertujuan untuk pengembangan layanan telekomunikasi yang mencakup layanan pengelolaan perangkat, pengelolaan aplikasi baik mobile apps maupun web apps, pengelolaan konektifitas Data Package atau SMS. Selain itu, layanan Solution as a Service (SaaS) juga terus dikembangkan.

Agnosthings dapat dipergunakan oleh berbagai pihak terutama kalangan industri, seperti sektor manufaktur dan finansial. Para perakit solusi digital, baik itu pengembang, pembuat layanan solusi dan system integrators juga dapat memanfaatkannya. Tidak tertinggal juga, pengelola layanan publik dan masyarakat kreatif dapat turut serta memanfaatkannya.

Bentuk kerjasama yang sudah dijalankan adalah dalam bentuk kompetisi bernama Agnosthings IoT Developer Challenge. Targetnya sebanyak 1.000 pengembang dapat diundang dan menghasilkan lebih dari 100 aplikasi untuk Agnosthings dalam berbagai variasi solusi, terutama untuk diterapkan pada layanann Smart City, Smart Home, dan Creative City.

"Tahun ini, event kompetisi akan berlangsung dua kali. Event pertama sudah berlangsung pada bulan Maret-April. Event selanjutnya akan digelar pada akhir tahun ini," jelas Joseph di kantor XL di menara prima, Mega Kuningan, Jakarta (22/6/2016).

Nantinya, dalam kompetisi tersebut, peserta diberi tantangan untuk membuat solusi aplikasi digital berbasis mobile atau web dengan dua tema, yaitu Smart Home dan Smart Power. Mereka jugaharus membuat konstruksi solusi yang diciptakan, mulai dari problem statement yang mendasari penciptaan solusi, desain inovasi, model solusi yang akan dibangun pada Agnosthings, hingga rencana fase pengembangan.

Mengapa Smart Home dan Smart Power? Menurut ajoseph lagi, XL melihat potensi besar terkait layanan solusi rumah pintar di masa mendatang. Saat ini kendala terbesar adalah terkait mahalnya perangkat atau piranti rumah pintar. Tantangannya adalah, bagaimana membuat solusi rumah pintar dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat luas.

Dari kompetisi pertama yang berakhir Mei 2016 lalu, didapatkan 33 aplikasi pemenang yang sudah dibuat di atas Agnosthings platform ini. Selanjutnya para pemenang akan mendapatkan mentoring dari XL untuk mematangkan karyanya. XL akan melihat potensi pasar, pengembangan selanjutnya, tim developers, termasuk juga kemungkinan kerjasama bisnis yang bisa dikembangkan.

Berbagai solusi yang tercipta dalam kompetisi tersebut, untuk tema Smart Home antara lain berupa remote control untuk lampu, perangkat elektronik, kompor gas, tendon air, dan alat-alat rumah yang membutuhkan kecermatan dalam pemakaiannya.

Lalu ada juga solusi inovatif berupa perangkat otomatis untuk lampu dan AC, yang ketika pemilik rumah sudah dekat lampu dan AC bisa menyala sendiri. Solusi menarik lainnya berupa aplikasi untuk menjaga bayi. Aplikasi ini memiliki fitur yang bisa memonitor kondisi bayi, termasuk juga mengatur suhu ruangan yang nyaman untuk si bayi, serta bisa mendeteksi suara bayi yang menangis. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)