YCAB Terangkan Indonesia Bersama #LightUpIndonesia

Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation mengadakan gerakan sosial #LightUpIndonesia untuk memenuhi pasokan listrik masyarakat Indonesia. Gerakan yang didukung oleh PLN ini mengajak masyarakat untuk melawan kegelapan di tengah pandemi COVID-19, dengan membawa terang dan menjadi terang di tengah kegelapan (22/04/2020).

“Light Up Indonesia berupaya membangun ketahanan ekonomi keluarga prasejahtera dan memberikan harapan di tengah ‘kegelapan'. Melalui gerakan ini, kami mengumpulkan kekuatan dari berbagai organisasi dan institusi untuk dapat bergerak bersama masyarakat umum. Dengan memberikan harapan bagi golongan masyarakat prasejahtera melalui donasi keringanan tagihan listrik,” jelas Veronica Colondam, Founder & CEO YCAB.

Gerakan #LightUpIndonesia berangkat dari upaya mempertahankan ekonomi masyarakat prasejahtera di tengah COVID-19. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan pemerintah memberikan dampak ekonomi yang luar biasa. Dampak ini memutus pendapatan harian masyarakat yang diikuti dengan biaya rumah tangga yang semakin meningkat.

Menghadapi hal ini, PLN telah memberikan listrik gratis. Mulai dari pelanggan 450 VA, serta diskon 50 persen bagi pelanggan 900 VA untuk periode April, Mei, dan Juni 2020. Namun, keringanan tersebut tidak dapat dirasakan merata bagi masyarakat prasejahtera yang tinggal di perkotaan. Rata-rata dari mereka berada dikategori 900 hingga 1300 VA.

Target LightUp adalah 100.000 keluarga prasejahtera yang terbagi atas dua komunitas penerima manfaat. Pertama adalah komunitas yang ditargetkan secara khusus (targeted community) dan kedua, masyarakat umum yang merasa membutuhkan bantuan listrik. Dalam rangka memperingati hari Kartini, LightUp akan menjangkau komunitas khusus ibu-ibu pelaku usaha ultra mikro sebagai fase awal. Komunitas binaan YCAB Ventures ini tersebar di wilayah Jabodatabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Lampung.

"Tahap awal kami mau menjangkau 100.000 keluarga, kembali lagi semua tergantung pada banyaknya yang ikut berdonasi. Masih dalam semangat Hari Kartini, selanjutnya adalah 40.000 ibu-ibu pelaku usaha mikro dan 60.000 masyarakat umum di seluruh Indonesia yang daftar di LightUp," tambah Veronica.

Syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan untuk mendaftar ada tiga. Pertama, memiliki listrik sampai dengan 1300VA. Kedua, Untuk penggunaan listrik di bawah Rp. 100.000, LightUp akan membayarkan 100% tagihan listriknya. Sedangkan untuk tagihan di atas Rp.100.000 akan dibayarkan maksimal sejumlah Rp.100.000.

Ketiga adalah melakukan pendaftaran di platform LightUp.id dengan memasukkan nomor nomor rekening atau ID Pelanggan PLN, dan nomor hape. Pendaftaran yang masuk antara tanggal 1-7 setiap bulannya akan menerima pembayaran listrik di bulan berjalan; pendaftaran setelah tanggal 7, akan menerima pembayaran listrik bulan kemudian.

"Semoga melalui gerakan #LightUpIndonesia ini, kita bersama-sama memberikan donasi untuk meringkan mereka yang membutuhkan dan terdampak langsung dari COVID-19," tutup Muhammad Farhan, mantan Sekretaris Jenderal YCAB, dan anggota DPR.

Light Up Indonesia akan resmi diluncurkan melalui kegiatan live streaming pada tanggal 22 April 2020. Siaran yang dilakukan pada kanal YouTube Light Up Indonesia tersebut juga didukung oleh berbagai selebritas ternama Indonesia. Mulai dari Dira Sugandi, Mona Ratuliu, Indra Brasco, Nadia Mulya, Indy Barends, hingga Chef David Tambunan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:
Lightup.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)