Begini Serunya Walikota Jajal Mainan Tradisional

Ratusan masyarakat Kota Tangerang, Minggu (22/11) terlihat memadati Lobby Perintis Mall Tangerang City, tempat dilaksanakannya karnaval dolanan jadoel (Urban Culture) yang dilaksanakan oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Banten bekerjasama dengan Pemkot Tangerang dan Koran Lokal Tangerang Ekspress. Warga masyarakat terlihat sangat antusias melihat mainan zaman dulu seperti enggrang dan bakiak atau terompah panjang, mulai dari yang hanya sekedar menonton, sampai yang penasaran mencoba salah satu permainan tersebut.

"Ini luar biasa. Mainan yang generasi setelah saya tak mungkin tahu. Kini dikenalkan di tengah-tengah warga Kota Tangerang," kata Tri, warga Kota Tangerang, yang hadir bersama istri dan anaknya.

Begini Serunya Walikota Jajal Mainan Tradisional Begini Serunya Walikota Jajal Mainan Tradisional

Warga yang berduyun-duyun datang ke arena pun dengan semangat dan penasaran tinggi, mencoba Enggrang. Namun tidak sedikit dari mereka yang terjatuh.

"Wah, ternyata tidak semudah yang dibayangkan," reaksi Didik, salah satu warga yang gagal melangkah dengan mainan ini.

Acara yang digelar pagi hingga sore itu dihadiri langsung Wali Kota H. Arief R. Wismansyah. Warga pun menyambut hangat kehadiran wali kota termuda di Kota Tangerang tersebut, bahkan banyak diantara mereka yang berebut untuk berfoto bersama Walikota.

Walikota yang hadir bersama Sekretaris Daerah, Dadi Budaeri juga menyempatkan diri untuk ikut mencoba beberapa permainan tradisional, mulai dari Balap Bakiak dan juga Enggrang. Meskipun sempet terjatuh beberapa kali Walikota terlihat sangat semangat ikut Balap Bakiak.

"Susah juga ya main enggrang, berat diperut nih kayaknya," Ujarnya saat mencoba naik enggrang.

"Coba-coba pegangin," Pintanya pada ajudannya saat mulai kehilangan kesimbangannya ketika naik enggrang.

Walikota yang sebelumnya juga mengikuti sepeda santai yang bertajuk Bike for Freedom ke-4 tersebut, menyampaikan apresiasinya pada penyelenggara yang telah peduli terhadap pengembangan permainan tradisional. "Ini luar biasa, karena olahraga tradisional tidak segampang yang dibayangkan," Jelasnya.

"Ini sekaligus sarana yang tepat untuk memperkenalkan permainan tradisional yang mengedepankan kekompakan dan kerjasama tim di kalangan anak muda yang sudah mulai terperangkap dalam dunia maya," Imbuhnya.


Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)