Armada Blue Bird Berlogo Wonderful Indonesia Meluncur di Jalanan

Menteri Pariwisata Arief Yahya, didampingi oleh Presiden Direktur PT Blue Bird Tbk, meresmikan peluncuran taksi Blue Bird yang sudah terpasang logo Wonderful Indonesia

Kementerian Pariwisata bersama PT Blue Bird Tbk melakukan kerjasama untuk mensukseskan “Visit Wonderful Indonesia (ViWi) 2018. Kerjasama ini diharapkan dapat membantu memenuhi target kunjungan 17 juta wisman tahun 2018, termasuk 20 juta kunjungn wisman pada 2019.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua II Co Branding Kemenpar yang juga Tenaga Ahli Bidang Management Strategis Kemenpar Priyantono Rudito dan Direktur PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono, serta disaksikan Menpar Arief Yahya dan Direktur Utama PT Blue Bird Purnomo Prawiro.

Menpar Arief Yahya mengatakan, tahun 2018 menjadi salah satu tahun terpenting bagi industri pariwisata Indonesia. Sebab, tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaran event internasional Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang pada Agustus. Juga Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia (IMF-WB) di Bali pada Oktober mendatang. Event ini akan dihadiri ribuan peserta (wisman) dari mancanegara.

Di samping itu, ada 100 agenda event yang berhubungan dengan pariwisata yang terdaftar di Kemenpar. “Program 100 CoE (calender of event) Wonderful Indonesia 2018 digelar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Isinya berupa event budaya (culture) sebesar 50%, daya tarik alam (nature) 30% dan buatan (manmade) 20%. CoE akan berlangsung satu tahun penuh,” terang Menteri Arief Yahya. Sedangkan program ViWi 2018 diiniasi pelaku bisnis pariwisata.

Ditambahkan Menpar, tahun 2018 ini ada ada tiga jenis program utama. Pertama, hot deals berupa paket wisata yang ditawarkan pada saat low season. Kedua, color of Indonesia, yaitu paket wisata berupa event yang juga ditawarkan pada saat low season. Ketiga, digital destination, yaitu destinasi pariwisata kreatif dan instagramable dengan menampilkan objek foto yang dapat dipergunakan sebagai feeds di media sosial (Medsos).

Untuk mensukseskan dua event tersebut, Kemenpar berusaha meningkatkan kualitas pada unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas). Caranya, bekerja sama dengan berbagai pelaku industri. Terutama yang memiliki peran penting dalam mendorong pariwisata Indonesia, termasuk dengan Blue Bird, sebagai market leader di industri layanan jasa transportasi Indonesia.

Selain atraksi dan akomodasi, transportasi merupakan salah satu aspek yang sangat berperan dalam memberikan pengalaman prima kepada wisman. Sedangkan Blue Bird telah dikenal luas akan kenyamanan dan layanannya yang tersebar di berbagai kota Indonesia. Iya yakin Blue Bird merupakan mitra yang tepat dalam mendukung tercapainya target 17 juta wisman.

“Driver taksi ini akan menjadi service ambassador karena mereka orang yang pertama kali bertemu dengan wisatawan, kami harapkan bisa memberikan pelayanan, keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang datang ke Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya.

Direktur Utama Blue Bird Tbk, Purnowo Prawiro, menyampaikan dengan kerjasama ini pihaknya ingin turut berperan dan memberikan sumbangsih terhadap pengembangan industri pariwisata nasional. “Dengan standar tinggi akan kualitas pelayanan yang kami miliki serta ketersediaan armada di kota-kota utama Indonesia. Kami yakin Blue Bird dapat berperan aktif dalam membantu kegiatan promosi dan upaya menarik wisatawan yang dilaksanakan oleh Kemenpar,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini PT Blue Bird Tbk. memiliki 15 anak perusahaan dan tersebar di 18 lokasi di Indonesia, yakni Jadetabek, Cilegon, Medan, Manado, Bandung, Palembang, Padang, Pangkalpinang, Batam, Bali, Lombok, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, Makassar, Balikpapan, Solo dan Yogyakarta. “Akan ada 20 ribu unit taksi Blue Bird serta 1.000 unit bus Big Bird juga bakal ditempeli stiker Wonderful Indonesia,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)