Wonderful Indonesia Co-Branding Forum

Di Balik Sinergi Kemenpar dan Artis

Menjadi fenomena tersendiri, usaha kuliner khas daerah dan fesyen yang sedang marak dijalankan oleh artis Indonesia saat ini. Pengemasan usaha yang apik dengan promosi langsung melalui nama besar artis menjadi branding yang efektif. Melihat hal ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Arief Yahya, melakukan kerja sama bersama brand yang dimiliki artis sebagai upaya menyatukan kekuatan. Co-branding yang dilakukan Kemenpar bersama brand ini bertujuan untuk meluaskan branding pariwisata Indonesia di wilayah domestik dan internasional.

Bersama artis entrepreneur Indonesia, Kemenpar mengajak mereka melalui program co-branding ‘Wonderful Indonesia.’ Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, program ini dilakukan untuk meningkatkan lagi eksposur branding ‘Wonderful Indonesia’ yang telah kuat. “Keuntungan bagi usaha kue dan fesyen artis adalah dapat melakukan promosi lewat acara yang digelar oleh Kemenpar seperti Eco Carnival Banyuwangi dan Festival Keraton di Cirebon. Hal ini dapat memperkuat destinasi dan produk,” ujarnya. Mereka juga akan dilibatkan di media yang diimiliki Kemenpar.

Sebanyak 21 brand artis yang digandeng mencakup bidang kuliner dan fasyen seperti, Semarang Wingko Rolls (Sandra Dewi), Rain Cake (Shireen Sungkar), Cinnamon milik Dini Aminarti dan Dimas Seto, Scrummy (Dude Herlino), Premio (Baim Wong), Bandung Kunafe (Irfan Hakim dan Omesh), Minang Mande Cake (Rossa), Banana Foster (Hengky Kurniawan), Surabaya Patata (Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis), Reallycake (Prilly L.), Pekanbaru Cassata (Deni Cagur), Savvana Cake (Fitri Carlina), Lenso Manado (Gracia Indri), Cirebon Sultana (Indra Bekti), Palembang Lamonde (Irwansyah), Gigietcake (Raffi Ahmad dan Gigi), dan Cirebon Kelana (Ussy). Untuk fesyen dan kecantikan ada nama Ivan Gunawan pemilik brand Mandjha Ivangunawan dan Urban Lips milik Cathy Sharon.

Kerja sama ini merupakan win-win solution untuk kedua belah pihak, sama-sama dapat mengangkat branding ‘Wonderful Indonesia’ dan brand mereka. Menurut Esthy, program co-branding ini jauh lebih efisien, kerjasama untuk mengangkat pariwisata nasional harus dilkukan oleh semua pihak, bukan hanya pemerintah, tapi semua lini. “Kita sangat senang, melihat kerjasama antara kami dengan para artis, juga media. Mereka turut mengangkat pariwisata di level nasional dan global,” ungkapnya.

Sinerg ini ingin dicapai, yang mana brand ‘Wonderful Indonesia’ dipasang pada produk dan media si artis. Bisnis artis ini dilihat oleh Kemenpar cukup potensial untuk berkembang di dalam negeri, bahkan luar negeri. Para artis ini juga menjadi endorser lewat bisnis yang mereka jalankan. Mereka dapat menjangkau segala generasi sekaligus lewat cara online yang selama ini mereka jalankan dengan ribuan follower-nya. Nantinya akan diselenggarakan awarding, brand atau koorporat yang terbaik dalam program co-branding ini bersama Majalah SWA.

 

Reportase: Anastasia Anggoro Suksmonowati

 

Dimaz Hendra

Add comment

Archives