Galakkan Industri Kuliner dan Belanja, WICSF Hadir Kembali

Ketua Percepatan Wiskulja Vita Datau, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Ketua Umum DPP APPBI Stefanus Ridwan, dan Ketua Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja lndonesia (APPBI) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata kembali menggelar Wonderful lndonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) yang memasuki tahun ke-4. Perhelatan yang akan diselenggarakan mulai dari 27 September hingga 27 Oktober 2019 serentak di hampir seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia atau sekitar 300 mal anggota APPBI.

WICSF 2019 bakal diadakan bersamaan dengan perayaan 10 tahun penetapan Batik Indonesia secara resmi oleh UNESCO dan masuk ke dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity pada tahun 2009. WICSF 2019 telah menyiapkan berbagai pameran batik yang tersebar di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia, seperti Gebyar Batik Muda Nusantara, Pesona Batik Wastra Nusantara, Indonesia Culture Exhibition dan program diskon lainnya.

Menurut Ketua Umum APPBI, Stefanus Ridwan, tahun ini ada kenaikan jumlah pusat belanja yang ikut menyelenggarakan WICSF dari 150 mal menjadi sekitar 300 mal dari total 321 anggota APPBI. “Kami berharap WICSF 2019 dapat menjadi daya tarik baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sehingga kedepannya pusat perbelanjaan juga dapat berperan sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia. Optimisme ini berangkat dari meningkatnya jumlah pusat perbelanjaan yang berpartisipasi dalam WICSF 2019 dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Stefanus Ridwan di kantor Kemenpar, Jakarta, (17/9/2019).

Sementara Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menyampaikan bahwa sebagai agenda tahunan, WICSF menjadi ajang untuk menangkap peluang average spending per arrival turis mancanegara sebesar US$1220 yang mana 30-40% dialokasikan untuk kuliner dan berbelanja.

“Pengalaman berbelanja offline tetap dibutuhkan di era digital ini, itu sebabnya belanja harus mampu menjadi atraksi yang memberikan pengalaman menarik khususnya bagi para wisatawan. Indonesia yang masuk dalam list global Shopping Index menjadi negara yang penduduknya suka belanja menjadi pasar sendiri yang akan mendorong ekonomi rakyat. Wisata belanja juga dapat menjadi pintu bagi promosi produk- produk unggulan Indonesia yang mampu meningkatkan ekonomi melalui Trade Tourism & Investment,” ungkap Menpar Arief.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Vita Datau, “Melalui event WICSF diharapkan akan mendorong destinasi lain yang berpotensi dan menjadi aksi nyata Indonesia Incorporated kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk satu misi memajukan ekonomi melalui pariwisata. Kemenpar sudah membuktikan keseriusannya dalam mendorong Indonesia sebagai surga belanja, salah satunya mengajak industri untuk memperjuangkan kemudahan tax refund agar kompetitif dengan negara-negara tetangga,” papar Vita.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)