Kemenpar Gandeng Traveloka Untuk Capai Target 20 Juta Wisman

Guna mendukung capaian target 20 juta wisman di tahun 2019, Traveloka menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Pariwisata RI. Sebagai mitra resmi pemerintah, kedua pihak akan meluncurkan program #DiscoverWonderfulIndonesia.

Penandatanganan #DiscoverWonderfulIndonesia dilakukan oleh Albert, Co-founder Traveloka dan Ni Wayan Giri Adnyani, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I, Kementerian Pariwisata RI yang bertempat di kantor Traveloka Singapura. Acara penandatanganan kerja sama ini juga turut disaksikan oleh  Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia dan Yady Guitana, Head of International Expansion Traveloka, Halif Hamzah, Country Manager for Malaysia & Singapore Region.

Menurut Yady, kemudahan dalam mengakses pemesanan amenitas dan atraksi merupakan salah satu kunci utama untuk menarik wisatawan. "Melalui aplikasi Traveloka, kami ingin menghadirkan berbagai produk dan layanan yang lengkap yang dapat memenuhi kebutuhan setiap wisatawan sehingga dapat menjelajah ragam destinasi di Indonesia,” ujarnya.

Berdiri sejak tahun 2012, Traveloka kini telah beroperasi di enam negara di Asia Tenggara, di antaranya Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam, dan telah diunduh lebih dari 40 juta kali oleh pengguna. Untuk semakin mendukung program ini, Traveloka juga turut mempromosikan pariwisata di Indonesia melalui lebih dari 10 produk dan layanan perjalanan dan gaya hidup yang dapat diakses dengan mudah oleh pengguna.

“Kehadiran kami di Asia Tenggara tidak hanya semata - mata untuk kepentingan bisnis, namun kami melihat ini sebagai salah satu upaya memberikan kemudahan akses bagi para wisatawan mancanegara khususnya di wilayah Asia Tenggara untuk dapat melakukan perjalanan lintas negara, dari dan ke Indonesia,” sambung Yady.

Ia menjelaskan, melalui program #DiscoverWonderfulIndonesia, pihaknya akan turut berkontribusi dalam menarik wisatawan ke Indonesia dengan berbagai produk yang tersedia di platform Traveloka, mulai dari layanan perjalanan hingga gaya hidup. "kami akan meluncurkan rangkaian program yang diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang mudah dan berkesan bagi wisatawan yang berlibur di Indonesia, baik dari inspirasi dan informasi, paket-paket menarik seperti Hot Deals, dan kemudahan layanan. Semua ini untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor strategis," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata RI Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. mengatakan bahwa  untuk mencapai target tersebut telah menyiapkan tiga senjata pamungkas yaitu super extraordinary efforts terdiri dari Border Tourism, LCT, dan Tourism Hub. Menuurtnya, kolaborasi dengan Traveloka ini adalah bagian dari strategi tersebut, yaitu menjadikan Singapore sebagai tourism hub, dimana Traveloka juga beroperasi di negara ini. Sinergi ini adalah pintu  masuk untuk menggarap pasar ASEAN, yang mana Traveloka sudah hadir di 6 negara.

Ia menjelaskan, Singapura mempunyai posisi yang sangat strategis di kawasan. Tak cukup menjadi transportation hub, Negeri Singa itu juga merupakan tourism hub. "Konektivitas yang ada, 62 juta penumpang melewati Singapurs dan 7.200 penerbangan per minggu, sangat potensial untuk kita manfaatkan. Saya bilang, lebih mudah menjaring di kolam tetangga yang sudah banyak ikannya. Ada potensi 11 juta wisman yang bisa kita jaring “mampir” ke Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Menpar mengatakan,   saat ini portofolio customer/traveller yang sedang tumbuh adalah generasi milenial. Menurut data BPS tahun 2016, 50% inbound traveller adalah milenial. Karenanya, ia menargetkan tahun depan bisa menggaet 10 juta wisman dari segmen milenial. "Sebagai pemain digital kebanggaan Indonesia yang sudah hadir di banyak negara, banyak kolaborasi yang bisa kita lakukan dengan Traveloka dalam membidik milenial, khususnya program Hot Deals untuk mendatangkan inbound traveler," jelasnya.

Ia berharap dengan menggandeng Traveloka yang telah berekspansi ke Asia Tenggara, bisa membantu mendukung program pemerintah untuk menarik 20 juta wisman di tahun 2019. "Dengan Traveloka kami harapkan bisa  mempromosikan kembali destinasi-destinasi wisata di Indonesia yang belum cukup tereksplorasi, seperti Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Morotai, Labuan Bajo, dan masih banyak lagi," ujarnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)