Kemenpar Teken MoU Co-branding dengan 11 Perusahaan

Pemerintah Indonesia menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia di tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut Kemenpar melakukan berbagai strategi, salah satunya dengan melakukan Co-branding Wonderful Indonesia dengan 100 mitra. Sebelumnya, Kemenpar telah bekerja sama dengan 119 brands dari berbagai kategori produk, seperti Fast Moving Consumer Goods (FMCG), banking, kuliner, digital hingga selebritis endorser.

Sebanyak 11 brand yang telah melakukan penandatanganan di antaranya adalah Bali Bird Park, Mandiri e Money, Tauzia Hotel, Mustika Ratu, Centro Keramik, Hotel Tugu, Mixagrip, Bango, Trans Jakarta, Damri dan Orchid Forest Cikole.

Ketua Tim Co-Branding, Priyantono Rudito, menyampaikan, sinergi ini untuk membangun komitmen bersama memajukan pariwisata Indonesia dan akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Saat ini baru 51 brand yang sudah melakukan PKS dari target 100 brand tahun ini. Semoga ini menjadi langkah nyata dan spirit untuk mengembangkan pariwisata Indonesia bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Priyantono menjelaskan penandatangan MoU ini merupakan gerbang masuk dari kerja sama berkelanjutan antara Kemenpar dan Co-branding Partners untuk membangun komitmen bersama yang akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Ia mencontohkan salah satu langkah nyata yang sudah dilakukan misalnya dengan bekerja sama dengan PT Blue Bird Group.

“Selain di tempel branding Wonderful Indonesia di armadanya, Kemenpar memberikan benefit yaitu para pengemudi taksi tersebut kami berikan wawasan mengenai kepariwisataan melalui pelatihan, sehingga pengemudi ini memiliki nilai lebih dan bisa menjelaskan destinasi mana saja yang menarik ke para wisatawan yg datang ke Indonesia ,” jelasnya.

Sementara brand Wonderful Indonesia, sinergi ini diharapkan dapat mendorong pencapaian target 20 juta kunjungan wisman pada tahun 2019. “Dengan bekerja sama dengan brand tentu ini akan mempercepat promosi wisata Indonesia, pasalnya para brand ini memiliki brand activity dengan jangkauan yang luas yaitu tidak hanya di dalam negeri saja namun juga hingga ke luar negeri,” kata Priyantono.

Ukus Kuswara, Sekretaris Kementerian Pariwisata, juga mengatakan kerja sama Kemenpar dengan co-branding partner ini juga akan memperkuat posisi Brand Wonderful Indonesia. “Brand Wonderful Indonesia memiliki posisi tawar tinggi di dunia dengan peringkat 47 dalam Country Branding Index, jauh mengungguli Malaysia dan Thailand. Maka dengan melakukan co-branding kita melakukan efisiensi anggaran, co-creation dan meningkatkan exposure masing-masing brand,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Pariwisata Arief Yahya, menjelaskan, hadirnya industri untuk mengembangkan pariwisata merupakan hal penting karena tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. “Melalui kerjasama yang baik akan tercipta sebuah harmonisasi sekaligus mempercepat pembangunan pariwisata di Indonesia. Apalagi kini pariwisata telah ditetapkan menjadi core economy bangsa,” kata Arief.

Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyu, menyampaikan, dengan kemitraan ini dalam waktu dekat pihaknya akan meluncurkan kartu e-money yang bergambar dstinasi wisata 10 Bali Baru. "Dalam dua bulan ke depan, segera kami luncurkan, rencananya di tahap pertama akan di terbitkan sebanyak 50 ribu kartu. Karena kami ingin mengangkat mengenai destinasi 10 Bali Baru, tujuannya untuk memperkenalkan kepada masyarakat destinasi-destinasi tersebut," jelasnya ketika dihubungi SWA Online melalui sambungan telepon.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)