Komitmen Grup Alam Sutera Kembangkan Kawasan GWK Bali

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo secara simbolis meresmikan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) melalui penandatanganan prasasti dan penekanan sirine.

Peresmian tersebut disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya; Gubernur Provinsi Bali, Wayan Koster; Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia, Mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma; serta Presiden Komisaris Grup Alam Sutera, Haryanto Tirtohadiguno di Bukit Ungasan, Badung, Bali.

Kemeriahan dan kemegahan acara puncak peresmian Patung GWK menjadi tanda kesiapan kawasan GWK Cultural Park yang diproyeksikan Alam Sutera untuk menjadi tempat penyelenggaraan multi event berskala internasional.

Haryanto menjelaskan pihaknya akan berkomitmen penuh untuk melanjutkan pembangunan patung GWK hingga selesai. Komitmen ini didedikasikan untuk mewujudkan gagasan Bapak Joop Ave 28 tahun lalu dan seluruh masyarakat Indonesia yang sudah begitu lama menanti. Berbagai pembenahan dan serangkaian proses teknis dan non-teknis dilakukan oleh Alam Sutera Group bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menuntaskan pembangunan patung GWK sebaik-baiknya dan mengembangkan kawasan GWK Cultural Park sebagai kawasan wisata budaya terbaik di Indonesia.

“Kami menyadari pembangunan patung ini bukan hal yang mudah, untuk itu dalam proses pembangunan patung GWK, Alam Sutera bersinergi dengan Nyoman Nuarta, para konsultan dan kontraktor yang memadukan keahlian masing-masing di bidang art, science, dan technology dan akhirnya berbuah manis dengan rampungnya patung GWK, ikon kebanggaan bangsa Indonesia dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun,” ujar Hatyanto.

Alam Sutera akan mengembangkan GWK Cultural Park, kawasan taman budaya yang berdiri di atas lahan seluas total 60 hektar ini, selain sebagai destinasi wisata dengan Patung GWK-nya, juga sebagai wadah ekspresi budaya melalui beragam pertunjukan, baik yang digelar di indoor maupun outdoor. GWK Cultural Park dirancang secara komprehensif dan direncanakan akan dilengkapi berbagai fasilitas pariwisata, pusat budaya, taman, balai pertemuan, restoran, hotel dan area parkir yang dapat diakses banyak orang pada setiap waktu.

Patung Garuda Wisnu Kencana yang merupakan sebuah ikon budaya bangsa telah selesai. Patung ini menjadi patung terbesar di dunia dan tertinggi ketiga di dunia hingga saat ini. Keseluruhan Patung GWK menjulang dengan total ketinggaian 121 meter, berdiri di atas sebuah bangunan pedestal setinggi 46 meter. Dengan bentang sayap mencapai lebar 64 meter, ikon landmark termegah di Bali ini berdiri gagah di puncak bukit Ungasan, di dalam kawasan GWK Cultural Park. Ke depannya, selain dapat dikunjungi untuk kepentingan wisata dan edukasi, bangunan pedestal patung juga dapat dimanfaatkan sebagai venue berbagai penyelenggaraan acara.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)