Kegigihan Kakak-Beradik Membesut Pasar Kuliner Online

Alena Wu & Anthony GunawanDua tahun terakhir, penyanyi wanita Alena Wu punya kesibukan baru. Bersama adiknya, Anthony Gunawan, ia membesut Wakuliner, marketplace online yang menawarkan kuliner dari berbagai penjuru Nusantara. Alena yang menjabat sebagai Chief Marketing Officer Wakuliner pun gencar mempromosikan bisnis barunya. “Saya ingin menjadi penyanyi sekaligus seorang pengusaha. Itu sebabnya, saya ikut berinvestasi dan mengelola Wakuliner yang didirikan adik saya,” kata kelahiran Malang, 1981, yang tenar sebagai spesialis pelantun lagu mandarin itu.

Startup yang diinisiasi sang adik itu kini mulai menunjukkan hasilnya. Melakukan soft launching pada Juli 2017, sampai akhir tahun lalu Wakuliner berhasil menarik ribuan merchant dan belasan ribu transaksi yang memesan aneka kuliner dari berbagai lokasi di Nusantara.

Anthony, yang diwawancara bersama Alena, memaparkan, dirinya mulai merintis Wakuliner –akronim “wadah kuliner”– sepulang berkarier di Amerika Serikat. Di Indonesia, mantan Analis Teknis Senior TJX, Co Founder AV Solution, dan Asisten Manajer Proyek Swapsimple di AS itu kerap berpindah-pindah kota bersama istrinya.

Selama hidup “nomaden” tersebut, penyandang gelar MBA dari DePaul University, Chicago, AS, itu merasakan kesulitan ketika hendak memesan makanan. Pasalnya, beragam aplikasi harus diinstal untuk memesan kuliner khas di berbagai kota. Namun, kesulitan itu pula yang justru memberinya secercah ide. Pria kelahiran Malang, 1984, itu terpikir membesut bisnis pesan-antar makanan dengan cakupan pengantaran yang luas, se-Indonesia.

Pada Januari 2016 Wakuliner pun hadir di bawah naungan PT Bigit Republik Aplikasi. Aplikasi Wakuliner meluncur setahun kemudian, Januari 2017. Dan, Agustus tahun lalu, Wakuliner menggelar soft launching di hadapan media massa. Anthony mengungkapkan, keluarganya dan beberapa investor lain menginvestasikan sejumlah dana untuk mendirikan Wakuliner. “Investasinya sekitar Rp 2 miliar. Dananya dari saya, Alena, keluarga, dan beberapa investor lainnya,” ungkapnya.

Wakuliner yang bisa diunduh dari Google Play ataupun App Store pada dasarnya menawarkan tiga layanan. Pertama, Waku-Antar, berupa layanan pesan-antar kuliner. Kedua, Waku-Wiku, yang memberikan rekomendasi kuliner terkenal di berbagai kota di Indonesia. Ketiga, Waku Katering, yang menawarkan layanan katering skala kecil hingga besar.

Ketika dicek pada aplikasinya yang diunduh dari Google Play, saat ini tersedia tiga layanan. Pertama, Waku Komplit yang menyediakan kudapan dan oleh-oleh dari berbagai daerah. Kedua, Waku-Saji, yang menawarkan layanan pesan antar-makanan siap saji, dan Waku-Wiku. “Waku Katering untuk saat ini masih dalam tahap persiapan peluncuran,” Anthony menjelaskan.

Berbagai jurus promosi telah digelar Wakuliner. Selain soft launching, kampanye intensif di berbagai media sosial dan aplikasi pesan instan pun digencarkan seperti di Facebook, Instagram,WhatsApp, Line, dan BBM.

Sejumlah promosi khusus juga ditebarkan, seperti vocer Rp 15.000 bagi seribu pemesan makanan perdana. Sempat digelar pula promosi hadiah ponsel Samsung Galaxy S8 bagi pemesan terbanyak. Ada pula undian paket seminar gratis senilai jutaan rupiah dari Tung Desem Waringin, motivator sekaligus praktisi bisnis yang menjabat sebagai Presiden Komisaris Wakuliner.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)