Kincir Selebritas Besutan Giring Nidji

 

Berawal hanya ingin menjual barang pribadinya, Giring Ganesha, vokalis grup band Nidji, akhirnya serius menggarap Kincir.com. Portal yang didirikan Giring pada 2013 ini merupakan media berbasis fans club yang diklaim pertama di Indonesia. Portal di bawah PT Gajah Merah Terbang ini hadir untuk memudahkan penggemar (fans) berhubungan langsung dengan sang idola dan begitu pun sebaliknya. Penggemar ataupun idola juga bisa berbagi pengalaman melalui foto dan video.

Giring (Nidji) Ganesha. Pemilik dan CEO kincir.com Giring (Nidji) Ganesha. Pemilik dan CEO kincir.com

Selain itu, Kincir.com dapat pula digunakan sebagai alat untuk memasarkan merchandise resmi idola kepada para penggemarnya. Seperti pada 22- 30 Juni 2015, Kincir.com menyelenggarakan program yang menyediakan kesempatan khusus bagi para penggemar untuk membeli dan membawa pulang barang kesayangan idola. Program tersebut didukung oleh tiga kekuatan besar dari grup GDP Venture, yakni Kaskus sebagai forum online terbesar di Indonesia, Bibli.com sebagai online mall, dan Kincir.com sendiri sebagai online fans club.

Harus diakui, Kincir.com makin berkembang setelah mendapatkan suntikan dana Merah Putih Incubator (MPI) di bawah naungan GDP Venture, perusahaan Grup Djarum. “Menjadi bagian dari GDP Venture adalah berkah karena mereka tidak hanya menamkan investasi di kami tetapi mereka juga selalu membantu kami, baik dari sharing ilmu maupun sharing network. Salut untuk GDP Venture,” ucap Giring yang juga CEO Kincir.com.

Untuk mengajak para selebritas bergabung dengan Kincir.com, Giring mengaku tidak kesulitan. “Simpel. Kincir adalah bagian dari bisnis para artis yang sudah percaya dengan kami,” ujarnya. Hingga saat ini Kincir.com telah berhasil merangkul setidaknya 175 musisi atau idola Tanah Air. Musisi yang sudah bergabung dengan Kincir.com di antaranya Raisa, Noah, Nidji, Payung Teduh, RAN dan Cherrybelle. Penggemar yang telah terdaftar mencapai sekitar 210 ribu anggota. Selain di web, Kincir.com juga sudah dapat diakses melalui aplikasi di android dengan nama Kincir.

Giring (Nidji) Ganesha. Pemilik dan CEO kincir.com Giring (Nidji) Ganesha. Pemilik dan CEO kincir.com

Menurut Giring, latar belakang lahirnya Kincir.com adalah sebuah impian besar dan niat untuk membantu industri musik yang pada saat itu sedang mengalami keterpurukan. Karena, seperti sebuah merek, seorang artis/band butuh alat-alat yang tepat untuk bisa mengumpulkan, mengelola dan lebih dekat dengan para fannya. Inilah alasan Giring mendirikan Kincir.com. “Ide awalnya dimulai di tahun 2010. Membutuhkan waktu tiga tahun untuk bisa membuat ide tersebut menjadi kenyataan. Akhirnya, pada Maret 2013 kami rilis versi betanya,” ujarnya.

Untuk bisa mengelola bisnis ini dengan baik, Giring pun mencari orang-orang yang tepat untuk menjalankan perusahaan sesuai dengan visi yang sudah ditentukan. Dengan bantuan teknologi, ia pun bisa memantau dan tetap bersama timnya walaupun dirinya sedang berada di mana pun. Nah, agar bekerja lebih efektif, Giring juga meminta timnya datang lebih awal ke kantor di Jalan Langsat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,  pada pukul 7 pagi setiap hari. Namun, mereka boleh pulang pada pukul 4 sore. “Hasilnya sangat efektif karena tim Kincir selalu terhindar macet dan sore hari sudah punya quality time bersama keluarga mereka,” katanya.

Saat ini yang menjadi daya tarik Kincir.com sekaligus yang terus dikembangkan adalah fokusnya pada engagement community yang membangun relasi antara artis dan penggemarnya. Berbagai kegiatan pun dijalankan, misalnya OnLine to OffLine campaign dan program reguler Kincir.com, yaitu Fans Meet Idol. Ia juga melihat masih banyak potensi pemasukan yang belum terdeteksi. Yang sudah terbukti dan menjadi pemasukan Kincir.com saat ini adalah layanan digital bagi merek atau pengiklan dengan menggunakan kekuatan media sosial para artis. Selain itu, ada Ad Placement, Creative Solution serta penjualan merchandise para artis. “Tahun ini kami akan ekspansi ke portal tip, digital services dan informasi untuk anak muda, serta e-commerce,” ucap Giring. Adapun targetnya dalam 1-2 tahun ke depan meningkatkan pertumbuhan user pada portalnya.

Danny Oei Wirianto, Chief Marketing Officer GDP Venture, menambahkan, investasi perusahaannya di Kincir.com sudah dilakukan sejak awal, yaitu di 2010. “Bisa dibilang saya termasuk co-foundernya. Kami tidak berinvestasi langsung di Kincir. Tetapi melalui salah satu inkubator yang kami invest, yaitu MPI yang dipimpin Pak Anthonie Liem,” kata Danny. Saat ditanya berapa nilai investasinya, ia mengungkapkan, “Nilai investasi tidak menentu karena setiap tahunnya tidak pasti. Detailnya saya kurang tahu. Tetapi Kincir sudah bisa menghasilkan uang meskipun belum bisa balik modal. Karena, memang tujuannya bukan uang. Awalnya adalah membuat user based dulu.”

Sebagai investor, pihaknya hanya bisa membantu dalam hal menginspirasi, memberi saran, jadi penghubung, memberi jaringan, dll. “Kami tidak menaruh orang juga di sana. Mentoring Kincir lebih ke tugas MPI. Kami hanya sebagai investor pasif. Pembenahan pun tergantung pada Giringnya sendiri,” kata Danny. Ia melihat bisnis yang dikembangkan Kincir.com akan semakin prospektif ke depannya. (Reportase: Maria Hudaibyah Azzahra)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)