Mozzo, Busana Pria Besutan Neeta R. Aildasani | SWA.co.id

Mozzo, Busana Pria Besutan Neeta R. Aildasani

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Setelah delapan tahun berkarier di perusahaan garmen milik orang tuanya, Neeta R. Aildasani memutuskan mengikuti jejak orang tuanya: mendirikan perusahaan busana dengan bendera PT Nishi Indah Perkasa pada 2013.

Ketika ditemui di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta, Neeta mengaku keputusannya tersebut terinspirasi sosok ayahnya. Orang tuanya yang telah 30 tahun lebih menggeluti bisnis garmen merupakan sosok pekerja keras dan pantang menyerah dalam menjalankan bisnis. “Keluarga saya mendukung penuh keputusan saya. Orang tua saya tipenya kalau sudah berani mengambil keputusan, harus bertanggung jawab dalam menjalankannya,” ungkap Neeta.

Ia kemudian memutuskan fokus di segmen busana pria kelas menengah-atas dengan merek Mozzo. Menurut dia, keputusan itu dilandasi pengalaman yang membentuknya. “Perusahaan Papa bergerak di bidang tekstil, dari kecil saya sering main ke kantor Papa dan sering juga memegang bahan-bahan pakaian. Saya sendiri tidak begitu paham mengenai fashion wanita,” tuturnya terus terang.

Mozzo yang dirilis pada 2016 lahir dari pengamatan Neeta saat berkunjung ke berbagai negara. Ia melihat, kaum pria memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda-beda dalam berpakaian. Pengalaman itu diterapkan dalam menciptakan Mozzo untuk pria di Indonesia.

Merek yang namanya diambil dari nama kota kecil di Italia itu memiliki deretan koleksi mulai dari setelan jas, kemeja, hingga rompi dan celana. Setiap produk Mozzo hadir dengan desain classy-modern yang juga fungsional. Neeta menjaga eksklusivitas setiap desain Mozzo dengan hanya menyediakan 5-10 potong untuk setiap desain. “Koleksi Mozzo dibuat secara eksklusif karena setiap koleksinya terbatas dan dibuat secara hand-made dengan kualitas tinggi untuk pria sejati,” Neeta menegaskan.

Mozzo yang memiliki slogan “Inspired by Fine Gentlemen” memiliki konsep yang berasal dari unsur pakaian formal dan mengubahnya menjadi busana keseharian yang indah dan mewah. Karena itu, pembuatannya pun dilakukan secara detail. Contohnya, setiap jas didesain dengan kanvas khusus di bagian dalamnya sehingga bentuknya mengikuti kontur badan atau yang lazim dikenal dengan body fit. Selain itu, Mozzo memberikan kotak eksklusif untuk setiap pembelian. Dengan berbagai kemewahan tersebut, Neeta membanderol produknya dengan harga Rp 2 juta-3 juta untuk jas dan Rp 700 ribu-900 ribu untuk kemeja.

Debut penjualan Mozzo dilakukan di dunia maya melalui www.mozzomen.com. Namun, karena ada permintaan pelanggan yang ingin menjajal langsung koleksi Mozzo, gerai fisiknya pun dibuka pada Februari 2016 di Central Dept. Store, Grand Indonesia, Jakarta.

Peluncuran resmi perdana Mozzo akan dilakukan pada akhir Maret ini. “Strategi penjualan saat ini lebih banyak melalui media sosial, dan dari teman ke teman,” Neeta menerangkan. Ke depan, ia akan menambah kelengkapan produk koleksinya, seperti dasi, rompi dan perlengkapan lain yang akan menyempurnakan tampilan pria sejati.

Reportase:  Sri Niken Handayani

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Strategi Magnum Red Velvet Manjakan Penikmatnya

Sebagai bagian dari kampanye #NeverStopPlaying yang digelar sepanjang tahun 2017, Magnum meluncurkan varian terbarunya yaitu Magnum Red Velvet. Varian ini...

Close