Simply Homy, Waralaba Guest House Pertama di Indonesia

Pengembangan bisnis dengan konsep waralaba biasanya ditemukan di industri makanan dan minuman. Akan tetapi, bukan tidak mungkin waralaba juga diterapkan terhadap bisnis penginapan. Hal inilah yang dilakukan oleh Simply Homy, yang mengklaim dirinya sebagai waralaba guest house pertama di Tanah Air.

Alfiansyah Denny Purwono, Manajer Operasional Simply Homy Guest House

Di ajang Wirausaha Muda Mandiri yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta, Jumat (18/1/2013), Alfiansyah Denny Purwono, Manajer Operasional Simply Homy Guest House, mengatakan, “Kalau di Indonesia kita yang pertama. Kemarin kan kita dapat rekor dari MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) untuk franchise guest house pertama di Indonesia.”

Dia mengatakan, ide awal dari bisnis ini karena melihat banyak rumah-rumah yang kosong alias menganggur. Ketika rumah itu kosong maka rumah tersebut pun menjadi tidak produktif. Maka dari itu Simply Homy yang beroperasi di bawah bendera PT Vindra Sushantco Putra pun berdiri.

Cara kerjanya, ia bilang, pemilik rumah bisa menghubungi pihak Simply Homy untuk menjadi franchisee. Setelah itu, akan terjadi proses wawancara hingga survei lokasi rumah. Alfiansyah menyebutkan, syarat lokasi rumah yang diinginkan oleh pihak Simply adalah strategis, akses jalan bisa dilewati mobil dengan dua lajur, hingga dekat dengan fasilitas umum. “Nggak musti di kawasan wisata,” lanjutnya.

Rumah pun minimal mempunyai tiga kamar tidur ditambah satu kamar pembantu. Daya listrik rumah minimal 3500 watt. Nantinya, setelah tercapai kesepakatan bisnis, rumah akan dimodifikasi oleh Simply Home, seperti penyesuaian cat rumah.

Manajemen pengelolaan pun akan dilakukan sepenuhnya oleh Simply Homy. Dengan begitu, pihak pemilik rumah tidak perlu repot dalam bisnis guest house ini. “Kami sistemnya bagi hasil dari omset bersihnya dengan pemilik rumah,” sambung Alfiansyah.

Sekarang ini, sudah ada 15 guest house yang dikelola oleh Simply Homy. Dari jumlah itu, sebanyak 12 guest house terletak di Yogyakarta. Selain di kota pelajar itu, Simply Homy juga sudah merambah kota Bandung dengan jumlah 3 guest house.

Harga sewa rumah pun menarik karena bisa ditawar. Tapi rata-rata, harga sewa untuk satu rumah, Rp 1-1,5 juta per malam. Sementara harga sewa per kamar yakni Rp 300.000-350.000 untuk satu malam. Dikatakan dia, sasaran Simply Homy memang keluarga, sehingga kalau harga sewa satu kamar jatuhnya memang lebih mahal. Harga sewa pun bisa berbeda dari rumah satu dengan yang lain karena tergantung dari fasilitas yang tersedia.

Untuk sekarang ini, masyarakat yang mau menyewa rumah bisa melakukan pemesanan melalui telepon. Belum ada fasilitas pemesanan secara online. Penawaran harga pun bisa dilakukan lewat telepon. “Tingkat okupansi 15 hari dalam satu bulan. Itu setelah dirata-rata selama setahun, untuk satu guest house,” tambahnya.

Ke depan, Simply Home akan menyasar kota lain. Malang akan menjadi sasaran berikutnya. “Kita memang memilih kota-kota yang jadi tujuan wisata. Jadi mudah pengembangannya,” tandas dia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)