Winston Utomo Tinggalkan Google Demi IDNMedia

Di kalangan generasi X, IDNtimes mungkin tidak setenar detik.com ataupun kompas.com. Namun, media besutan Winston Utomo dan William Utomo ini, sangat akrab di kalangan generasi millenial. Konten-konten yang disajikan pun tidak melulu berita politik , tetapi lebih banyak konten hiburan seperti tips berbusana, tips dalam menjalani hubungan, karier, teknologi, dan lain-lain yang notabene sangat disukai oleh generasi millenial. Memang, banyak media lain yang menyasar pembaca generasi Y dan menargetkan kontennya menjadi viral di dunia maya. Namun, belum tentu semua media bisa sukses dalam eksekusi. Berkat tangan dingin duo bersaudara ini, IDNtimes dibaca oleh 13 juta pembaca dan dibagikan di media sosial serta aplikasi pesan sebanyak 8 juta kali setiap bulan.

Bagaimana awal mula terbentuknya IDNMedia? Winston sebagai CEO dan Editor in Chief mendapat ide ketika ia bekerja sebagai Account Specialist di Google Singapura. Ia iseng-iseng menulis sebuah artikel di laman miliknya, tak disangka esok harinya artikel tersebut menjadi viral di media sosial. Ia pun melihat adanya peluang untuk menciptakan konten khusus untuk generasi Y dan Z.

Google

Winston pun memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan mendirikan IDNMedia bersama adiknya di Juni 2014. “Awalnya deg-degan juga keluar dari Google. Tapi kami yakin apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat kepada orang banyak. Saya sendiri juga suka menulis. Ada kepuasan sendiri ketika tulisan dibaca banyak orang dan dibagikan ke orang lain,” ujar pria kelahiran Surabaya,  23 November,  26 tahun lalu.

Kini, IDNMedia memiliki 5 lini bisnis yaitu IDNtimes, Popbela yang khusus menyediakan konten seputar perempuan urban, IDNtv yang khusus menyediakan konten-konten video, Hyperlink yang khusus untuk menyelenggarakan konferensi, dan IDNcreative yang khusus untuk menciptakan iklan/kampanye kreatif untuk brand. IDNMedia memiliki 2 kantor yang berlokasi di Surabaya dan Jakarta dan saat ini terdiri dari 60 karyawan.

Apa yang membedakan IDNtimes dengan media lain? IDNtimes memasukkan unsur kreatif ke dalam berita. Misalnya, ketika media lain membahas motif pembunuhan Mirna, IDNtimes membandingkan kasus Mirna ini dengan kasus pembunuhan dengan sianida yang ada di komik Detektif Conan volume 26. “Nilai tambah kami bukan dari kecepatan, tetapi dari sisi kreatif. Konten-konten yang kami buat sifatnya lebih ke sisi kreatif. Seperti kasus Mirna. Yang kami bahas bukan motif dan kronologi, tapi kesamaan yang ada di komik Detektif Conan yang sama-sama menggunakan kopi bersianida sebagai alat pembunuhan. Lalu kami tulis surat terbuka ke Menteri Yohana karena menyalahkan orang tua Yuyun ketika kasus pemerkosaan Yuyun terjadi. Surat terbuka seperti ini membuat para generasi z dan z ikut menyuarakan pendapatnya,” jelasnya.

IDNMedia terpilih menjadi salah satu startup yang terpilih untuk mengikuti program Google Launchpad Accelerator gelombang kedua dan mendapat pendanaan bebas ekuitas sebesar US $ 50 ribu. Senin lalu, IDNMedia baru mendapatkan pendanaan Seri A dari gabungan perusahaan pendanaan global yang dipimpin oleh North Base Media, dan diikuti oleh GDP Venture, East Ventures serta MNM Creative.

Dana yang didapatkan akan digunakan untuk mempercepat pertumbuhan IDNtimes dan Popbela, dan juga mengembangan tim IDNcreative agar dapat membantu brand mencapai marketing objective mereka di portal-portal IDN Media. Salah satunya dengan membangun automated ads platform (IDN Ads) sehingga campaign dari brand dapat lebih terukur dan efektif, serta menghasilkan return on investment (ROI) yang lebih tinggi.

Setelah 2 tahun berjalan, pria yang mengambil gelar Master jurusan Business Negotiation di Columbia University, Amerika Serikat ini, mengatakan tantangan dalam menjalankan bisnis media adalah bagaimana menciptakan konten yang viral. Untuk itu, ia menciptakan suasana kantor layaknya rumah untuk memicu kretivitas. “Kami membebaskan jam masuk kantor, tidak usah pakai seragam, kami sediakan makan siang gratis, mesin kopi, meja pingpong, dan lain-lain agar tidak jenuh dan bisa menghasilkan konten yang segar,” jelasnya. Winston menargetkan IDNMedia bisa menjadi portal no 1 untuk gen Y dan gen Z. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)