Pekerja Seni Ini Memukau Masyarakat Jepang

Adi Putra (kanan) saat pameran di Jepang

Usianya baru 22 tahun tapi kiprahnya di dunia fotografi, videografi dan perfilman sudah memukau mata dunia. Karya film pendek Adi Putra yang berjudul Adam pernah diputar di Short Film Corner, Cannes Film Festival pada tahun 2012.

Pria lulusan University of Southern California jurusan Cinematic arts-Film Production ini terus mengeluarkan karya-karya yang selalu mendapat apresiasi serta ulasan-ulasan positif dari media-media internasional. Bukan saja di perfilman juga di fotografi dan videografi.

Beberapa media asing yang telah mengulas dan menulis tentang karya Adi antara lain: Dazed Digital, Impossible Magazine, CrispMe, Beautiful Decay, Fotografia Magazine/FotoSounds, Lamono Magazine, Vein Magazine, MILK X, Ballad Of Magazine, Honest Magazine dan lain sebagainya.

Ia berhasil menjadi pemenang Music Photo Contest di sebuah majalah fotografi bergengsi di New York. Karya-karyanya pun mulai dilirik, terlebih ketika ia berkolaborasi membuat video klip serta foto untuk Moby hingga Adam Levine. Hingga akhirnya, karya fotografi Adi dipakai untuk iklan polaroid di Majalah Immpossible dan di-highlight oleh Lomography secara luas ke berbagai negara.

Baru-baru ini, karya-karya Adi Putra ini mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat Jepang. Adi Putra baru saja mendapat kehormatan didaulat untuk menjadi sutradara video klip untuk lagu berjudul “Perfect”  dari sebuah band yang sedang naik daun di Jepang, Luby Sparks pada mini album (I’m) Lost in Sadness. Label ternama asal Jepang bernama Spaceshower memercayakan kepada Adi Putra untuk menjadi sutradara untuk band yang dinaunginya tersebut.

Seperti layaknya milenials lainnya, ia juga menaruh sebagian hasil karyanya di akun Instagramnya @Adipvtra. Baru-baru ini hasil karyanya, bahkan dinikmati masyarakat Jepang di beberapa videotron sangat besar di Jepang. Salah satunya di persimpangan tersibuk di dunia, yakni Shibuya Cross, Tokyo, Jepang. Tentunya untuk memajang videotron di persimpangan tersibuk di dunia itu harganya sangat mahal. Bila bukan karya yang sangat bagus tidak mungkin dipajang di videotron di Shibuya Crossing itu.

"Tidak mudah untuk mendapat kesempatan tersebut. Sebelum saya mendapat kesempatan menjadi sutradara band asal Jepang itu, saya sudah mengikuti beberapa event besar di Jepang. Dari sanalah, saya dilirik menjadi sutradara video klip dari label musik Jepang bernama Spaceshower itu," ungkapnya.

Tak sampai di situ, sebelumnya,  Adi Putra juga memukau publik Jepang atas karya-karyanya yang fotografinya yang dipamerkan di 'Unknown Asia Art Exchange 2018 Osaka Jepang' pada 15-16 September 2018 lalu di Harbis Hall Osaka, Jepang. Dari Indonesia sendiri ada 11 seniman yang diundang untuk pameran di sana. Salah satunya Adi Putra ini.

Pada gelaran Unknown Asia Art Exchange 2018 Osaka Jepang tersebut, dipamerkan karya-karya seni baru yang dibuat oleh orang seniman masa depan. Para seniman itu mewakili Asia dan Jepang dan mereka berkumpul di Osaka.

Karya Adi Putra banyak menerima pujian di pagelaran seni ini. Dalam pameran yang dihadiri lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai bangsa. Uniknya, para pengunjung dapat memberikan suaranya untuk memilih siapa seniman yang terbaik dan menilai karya mana paling bagus. Karya-karya Adi Putra dalam pameran tersebut mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa.

Pada gelaran 'Unknown Asia Art Exchange 2018 Osaka Jepang' tersebut, Adi Putra mendapatkan sekaligus empat penghargaan. Beberapa penghargaan yang diraih Adi Putra ini antara lain, Judges Prize, 2 Reviewer Prize dan Sponsor Prize. Untuk Sponsor Prize, Adi Putra harus menyisihkan 200 seniman berbakat lainnya dari 10 negara.

Setelah mendapatan penghargaan tersebut, karya-karya Adi Putra kemudian dibuatkan official merchandise, berupa kaus dan casing ponsel. Sebagai apresiasi lainnya, Adi Putra kembali diundang  untuk memamerkan karyanya di Unknown Asia Extra Asian Art Exchange 2018 Daibiru & Festival City pada 19 November 2018 sebagai seniman utama (Main Artist).

Prestasi Adi Putra ini bukan hanya pada gelaran Unknown Asia Art Exchange 2018 Osaka Jepang saja. Sebelumnya, foto karya Adi Putra juga sudah pernah dimuat di media Jepang, seperti Nero Magazine Japan yang dilaunching oleh Sean Lennon (Anak dari John lennon dan Yoko Ono) , serta Metropolis Magazine Tokyo dimana musisi Shoko Yoshida terlihat memakai gaun merah dengan penutup muka yang diposting di instagram pribadinya.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)