Aldi Haryopratomo

Aldi HaryopratomoKesuksesan Aldi Haryopratomo mengembangkan usaha micro finance mampu mencuri perhatian manajemen Grup Go-Jek. Tak pelak, perusahaan transportasi online itu pun membajaknya dan per Januari 2018 Aldi dipercaya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Go-Pay.

Setelah bergabung dengan Go-Pay, Aldi punya agenda menjadikan Go-Pay sebagai jembatan bagi UMKM (usaha menengah, kecil, mikro) dan perbankan. Ini melanjutkan misi Arisan Mapan yang dibentuknya. “Misi Arisan Mapan dan Go-Pay sama, yaitu meng-cover usaha mikro yang berkelompok, mulai dari kelompok Posyandu, PKK, hingga arisan, dan ternyata mereka bisa berbuat lebih. Tukang ojek yang biasanya nunggu order cuma dua kali sehari, kini bisa lebih dengan kehadiran Go-Jek. Jadi, dengan kami bergabung, semakin banyak UMKM yang bisa dibantu. Sehingga, fondasi negara kita semakin kokoh,” ujar Aldi (35 tahun).

Sebelum bekerja di Go-Pay, lulusan S-1 Teknik Elektro dengan predikat cum laude dari Purdue University, Amerika Serikat ini dikenal sebagai CEO Mapan. Ia menyebutkan, saat ini ada 90 ribu ketua Arisan dan 900 ribu anggota keluarga seluruh Indonesia yang telah meningkat taraf hidupnya berkat Arisan Mapan.

Aldi bercerita, tahun 2009 ia membangun startup RUMA (Rekan Usaha Mikro Anda), aplikasi untuk pedagang kecil yang berjualan pulsa listrik, pulsa ponsel, melayani cicilan kredit, dll. Aplikasinya sudah diunduh lebih dari 1,5 juta orang dan dipakai lebih dari 30 ribu pedagang kecil. Misi RUMA adalah meningkatkan akses, derajat, dan pendapatan bagi masyarakat berpendapatan rendah melalui teknologi.

Tahun 2017, RUMA berkembang bisnisnya dan melahirkan usaha baru: Arisan Mapan. Dengan prinsip ekonomi gotong royong, RUMA memperkenalkan Arisan Mapan sebagai program unggulannya untuk memberikan edukasi keuangan dengan mengubah kebiasaan pengaturan keuangan keluarga Indonesia. “Tahun 2017 setidaknya sebanyak 1 juta keluarga mencapai hidup mapan dengan arisan ini,” ujar pria yang pada Mei 2018 akan menamatkan program MBA di Harvard Business School, Boston, Amerika Serikat ini.

Tahun ini, Aldi menargetkan sebanyak-banyaknya UMKM yang dijembatani lewat Go-Pay dengan kredit Rp 10 juta-25 juta dan bunga 7%. Langkah ini diawali dengan pembiayaan untuk mitra Go-Food. Dan, target jangka panjangnya: makin banyak UMKM yang didanai, sehingga makin banyak yang naik skala bisnisnya.

Skema pembiayaan UMKM lewat Go-Pay itu tentu saja harus menggandeng perbankan. Tahap pertama, Go-Pay bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI). Tidak menutup kemungkinan bank-bank lain bersinergi, karena bank tidak perlu repot memverifikasi data nasabah yang sudah disaring oleh Go-Pay.

Reportase: Arie Liliyah

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!