Chichi Utami

Chichi Utami ~~

Setelah puas berpindah pekerjaan dari satu perusahaan ke perusahaan lain, akhirnya Chichi Utami melabuhkan dirinya di Unilever Indonesia. “Ini pekerjaan terlama yang pernah saya jalani, sudah hampir lima tahun. Sebelumnya, kalau saya kerja bertahan paling lama setahunan,” ujar Geography IT Manager Finance Unilever Indonesia itu. Bekal pengalaman berbagai bidang itu diyakini Chichi akan mengajarkan banyak hal yang berguna di masa depan.

Dengan jabatannya saat ini, tugas Chichi adalah mendukung divisi keuangan, seperti bagaimana strategi inovasi, capture requirement, apakah ekspektasi bagian keuangan tercapai yang dipengaruhi oleh proses atau sistem yang berubah, dan lainnya. Hasil laporan ini tidak hanya diserahkan ke Chief Financial Officer Unilever Indonesia, tetapi juga ke kantor pusat Unilever di Belanda.

Lantaran tugasnya mendukung bagian keuangan, otomatis Chichi dituntut untuk paham dunia keuangan. Itulah sebabnya, lulusan S-1 Teknik Industri dari Universitas Indonesia itu sadar harus belajar lebih keras, karena bidang yang digelutinya saat ini beda jauh dari disiplin ilmu yang dia tekuni di bangku kuliah. Beberapa pelatihan dan lokakarya pun diikutinya, seperti Finance Training for Controlling Profitability Analysis yang diselenggarakan Aseta; Finance Accounting di Pusat Pengembangan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dan lainnya.

Selain program pelatihan, pengalaman di tempat kerja cukup membantu profesinya saat ini. Sebelumnya, Chichi pernah bekerja sebagai konsultan Standard Operating Procedure, management trainee, dan beberapa lainnya untuk memperbanyak pengetahuan di bidang keuangan dan teknologi informasi. Sekarang pun dia sedang mengambil sertifikasi akunting di London School of Accountancy and Finance sejak tahun 2014.

Proyeknya yang sudah berjalan pun diakui cukup banyak, seperti simplifikasi keuangan, aplikasi untuk riset pasar, promosi periklanan dan beberapa aplikasi lainnya. “Saya juga bertugas menghubungi berbagai vendor dan pihak TI global Unilever untuk kelancaran proyek-proyek tersebut,” kata wanita kelahiran Bukittinggi 20 Mei 1985 itu.

Tantangan tersebut sangat dinikmati Chichi dan membuatnya cukup puas. Dia, dari sosok yang tidak mengerti apa-apa, menjadi seorang yang paling dicari saat terjadi sesuatu pada sistem atau keuangan, sehingga membuatnya cukup berbangga hati. Semua proses tersebut merupakan hasil dari sugesti dirinya agar selalu bisa melakukan segala sesuatu dengan baik.

Meski karier Chichi saat ini sedang bersinar, dia tidak ingin terjebak di comfort zone. “Suatu saat saya ingin pulang ke Bukittinggi, tadinya mau bikin lembaga sosial, tapi tampaknya tidak mudah. Jadi, kemungkinan 10 tahun lagi saya ingin jadi anggota DPRD Bukittinggi saja. Sebab, orang tua dari sana, begitu juga saya dan suami. Kami ingin kembali ke kampung halaman dan sekarang menabung dulu,” ucap pehobi membaca komik dan novel ini.

Yang jelas, di awal tahun 2015 ini Chichi bekerja makin semangat. Maklum, tahun ini banyak proyeknya yang hendak diluncurkan dibantu dua orang anggota timnya.

Eva M.Rahayu/Aulia D. Haryadi

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)