Fitorio Bowo Leksono

Fitorio Bowo Leksono sempat berkarier di BD+A Design (Jakarta), Mink Tan Architects (Singapura) dan Jenggala Keramik di Bali. Saat ini, lulusan Jurusan Desain Produk Industri Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB ini tengah menempuh Master in Design di Domus Academy, Milan. Karya desainer produk kelahiran 22 Agustus ini banyak memasukkan unsur “bermain” karena baginya dunia desain seharusnya menyenangkan. Karyanya banyak dipamerkan di Jakarta, Singapura, Sydney dan Frankfrut.

Fitorio Bowo Leksono Fitorio Bowo Leksono

Mencapai taraf desainer yang tidak terbatas pada lingkup bidang keilmuan menjadi obsesinya. “Interior, grafis, furnitur, produk, website, branding, itu hanya masalah aplikasi. Hal terpenting, bagaimana proses dan peran kami sebagai desainer untuk menjadi solusi bagi permasalahan yang ada,” ungkap anak kedua dari tiga bersaudara ini. Di matanya, desainer tak hanya berurusan dengan bentuk atau visual yang sekadar unik, lucudan bagus. “Saya ingin bisa berkontribusi untuk lebih banyak manusia melalui desain. Saya ingin mendapat kesempatan mendesain hal yang bisa mengurangi angka kemiskinan dan buta huruf,” tutur ayah satu putra ini.

Dalam proses desain, Fitorio senang bereksplorasi dan bereksperimen dengan berbagai jenis material. “Ketika karya kami bisa membantu atau berkontribusi bagi hidup orang lain, perasaan itu tidak terbeli. Saya mendapatkannya di profesi saya sebagai desainer,” ungkapnya. Ia mencontohkan, saat mendesain alat makan yang mudah digunakan oleh mereka yang menderita arthritis (radang sendi). “Apabila mudah untuk mereka, pasti mudah juga untuk orang yang tidak menderita penyakit tersebut. Dan, apabila kami memproduksi secara lokal, akan membuka lapangan pekerjaan,” tutur penikmat musik dan buku ini.

Rangga Wiraspati/HTS

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)