Rachmat Kaimuddin

Rachmat Kaimuddin ~~

Rachmat Kaimuddin sangat bersyukur dirinya dapat diterima sebagai salah satu siswa SMA Taruna Nusantara. Karena menurutnya, kesempatan itulah yang membuatnya dapat mengembangkan diri hingga mampu bersaing ke level nasional dan bahkan internasional.

Memang, begitu lulus SMA, Rachmat langsung melanjutkan kuliah di luar negeri. Penyandang gelar BSc. bidang enjiniring elektrik dari Massachusetts Institute of Technology, dan MBA dari Stanford University ini pun telah merasakan bekerja di berbagai perusahaan global ternama. Kini, ia menjabat sebagai Vice President Baring Private Equity Asia, perusahaan ekuitas privat yang relatif baru beroperasi di Indonesia. Tawaran Baring untuk membuka dan memimpin kantor di Indonesia itu pula yang membuat Rachmat tertantang dan akhirnya pindah dari perusahaan ekuitas privat, yang sebelumnya ia bekerja sebagai prinsipal selama tiga tahun.

Di posisinya saat ini, Rachmat bertanggung jawab mencari berbagai peluang investasi di Indonesia, dan menjaga hubungan antara Baring dan perusahaan portofolionya. “Goal kami khususnya di Indonesia adalah membuat Baring dikenal sebagai partner of choice jika ada perusahaan yang membutuhkan mitra ekuitas privat,” papar pria kelahiran Makassar 15 April 1979 ini.

Bagi Rachmat, targetnya dalam berkarier selama ini cukup simpel, yaitu ia ingin belajar lebih banyak dan keberadaannya dapat memberikan manfaat lebih. Di pekerjaannya saat ini Rachmat bisa bertemu banyak orang baru, belajar bagaimana mengelola sumber daya yang ada, dan menghubungkan antara ekspektasi perusahaannya dengan perusahaan mitra. “Dalam karier saya selama ini, saya dan tim dituntut selalu memberikan solusi yang tailor made, bukan yang siap pakai. Jadi memang kami harus kreatif mencari terobosan dan solusi,” ujarnya.

Ke depan, selain ingin terus berkarier, ayah dua anak ini memiliki cita-cita berpartisipasi pada pekerjaan yang bersifat melayani masyarakat. Dan, dari segi akademis, Rachmat juga ingin memperoleh gelar doktor suatu saat nanti. “Selain itu, saya ingin finish minimum satu kali lari maraton full. Dan sepertinya saya harus naik haji segera,” ungkap pria yang senang menghabiskan waktu bersama keluarga, olah raga lari, membaca buku dan membuat dessert ini.

Indah Pertiwi

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)