Veronica, Patahkan Mitos Skeptisme Woman Marketer

Pemasaran (marketing) merupakan bagian terpenting dari sebuah usaha atau bisnis, sebagai garda terdepan untuk kelangsungan hidup sebuah usaha. Untuk itu, posisi pemasaran dalam sebuah bisnis mutlak harus dipegang oleh orang yang luwes dalam berinteraksi, baik dalam soal bisnis maupun hubungan sosial.

Veronica Ratna Ningrum

Namun, ahli pemasaran di Indonesia sebagian besar masih didominasi oleh pria. Jarang terlihat pemasar (marketer) wanita yang menonjol dan diperhitungkan kiprahnya. Padahal sebenarnya, kebanyakan wanita yang lebih mendominasi dalam dunia pemasaran.

Ahli pemasaran wanita biasanya memiliki kepekaan membaca peluang pasar, keluwesan berinteraksi secara sosial, serta memiliki kemampuan dalam menentukan sebuah strategi pemasaran yang tepat untuk sebuah produk. Hal inilah yang membuat wanita memiliki peluang besar untuk tampil ke permukaan sebagai ahli pemasaran.

Veronica Ratna Ningrum contohnya. Wanita cantik ini adalah salah satu pemasar wanita (woman marketer) yang berhasil membuktikan, bahwa sentuhan kreatif wanita mampu memberi warna lain dalam pemasaran produk. Kepiawaiannya merancang suatu konsep strategi pemasaran dan mengeksekusi strategi pemasaran, mengantarnya menjadi seorang pemasar wanita Indonesia yang mulai diperhitungkan.

Menurut Veronica, sentuhan seorang pemasar wanita akan memberikan nuansa yang khas, sebab biasanya wanita lebih tekun dan detil, serta lebih luwes dalam memperkenalkan produk yang dijual.

Ia menilai, selain diuntungkan oleh keluwesannya dalam berinteraksi dengan klien maupun orang lain, dia juga diuntungkan oleh dedikasinya saat menggarap strategi pemasaran sebuah produk. “Tidak ada istilah setengah-setengah bagi saya dalam bekerja” tegas Veronica.

Veronica menempatkan kepuasan konsumen di atas segalanya. Baginya, konsumen harus diperlakukan sebagai raja. Dan sebagaimana layaknya seorang raja, mereka harus mendapatkan perlakuan istimewa. “Layanan terbaik bagi klien tidak saja menyangkut soal kualitas produk, namun juga sikap. Seorang marketer perlu memahami cara memperlakukan orang lain dengan baik dan membuat mereka merasa nyaman,” Veronica menambahkan.

Selain itu, pemasar yang baik juga bertindak sebagai problem-solver,yang mampu membuat keputusan serta menyediakan solusi jika terjadi masalah di lapangan. (EVA)

 

Leave a Reply

1 thought on “Veronica, Patahkan Mitos Skeptisme Woman Marketer”

Keren!
by Agung Setiyo Wibowo, 26 Mar 2013, 14:43

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)