Misi Putri Noor Shaqina Berdayakan Perempuan Melalui Woobiz

Putri Noor Shaqina berhasil melahirkan Woobiz, platform social commerce di tahun 2018. Startup ini lahir ketika ia berkaca pada masa lalu, di mana sang kakek menganggap anak laki-laki sebagai prioritas, sehingga pendidikan bukan menjadi hal utama untuk anak perempuannya.

Hal tersebut membuat ibunya untuk bisa memiliki kemampuan berdagang dan berbisnis secara otodidak. Pengalaman saat kecil untuk membantu ibunya berjualan dan melayani pelanggan, ia mempelajari betul mengenai perilaku konsumen, produk hingga kepuasan pelanggan. Sejak itu, dirinya berjanji bahwa suatu hari nanti akan mampu menjadi pebisnis sebaik ibunya atau bahkan lebih.

Berangkat dari hal tersebut, Shaqi optimistis kelak bisa merealisasikan mimpinya. Sehingga ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dengan jurusan bisnis. Ia mengawali karier sejak 2014 dengan bergabung dalam industri ritel modern Grup Aksara melalui divisi Strategic Content and Sales. Selanjutnya, ia bergabung dengan tim editorial dari majalah Grup Elle Di tengah perjalanannya dalam merintis karier, Shaqi teringat akan mimpinya di awal yang berkeinginan mengembangkan bisnis.

“Saya menyadari dan teringat kembali pada mimpi saya ketika kecil untuk memiliki usaha saya sendiri yang dapat menolong kehidupan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Saya kemudian mulai memetakan dan membuat strategi yang dapat membawa saya ke goal hidup saya yang berikutnya”, kenangnya.

Pada 2015, Shaqi memulai perjalanannya di PayAccesss. Bukan hal yang mudah untuk bisa membangun PayAccess hingga bisa menjadi layanan nomor satu di kota Malang pada saat itu. Sebagai perusahaan yang fokus pada solusi pembayaran online, PayAccess menjadi primadona dalam memberikan kemudahan bertransaksi.

Bahkan PayAccesss hadir sebelum keberadaan layanan serupa yang saat ini sedang digandrungi. Setelah merasa cukup dengan PayAccesss, Shaqi kini beralih membangun layanan startup anyarnya yang fokus pada layanan jual beli. Berperan sebagai Co-founder, Shaqi membawahi divisi growth and marketing yang berperan dalam memperkenalkan layanannya ke publik dan mengatur segala hal yang berkaitan dengan pemasaran.

Berbeda dengan layanan yang sudah ada, wanita lulusan Universitas Bina Nusantara ini berkeinginan untuk memberdayakan kaum perempuan lewat aplikasi yang diusungnya yakni Woobiz. Layanan yang dikembangkan sejak awal tahun 2019 ini diharapkan menjadi cikal bakal aplikasi yang bisa diandalkan oleh kaum perempuan dalam meningkatkan perekonomian keluarga mereka.

“Saya selalu melihat sosok ibu, menjadi ikon yang kuat dalam membentuk kepribadian dan pandanganya mengenai figur perempuan mandiri, untuk itu saya berharap dengan adanya Woobiz, para ibu bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka,” jelasnya.

Woobiz merupakan platform social commerce yang menghubungkan ibu rumah tangga (mitra) dengan brand. Para mitra ini bisa melakukan pemesanan produk jualannya secara online untuk kemudian dijualnya kembali secara offline atau secara langsung. “Alurnya cukup mudah, mereka hanya perlu pesan dan bayar barang melalui aplikasi kemudian setelah barang diterima bisa langsung dijual,” jelasnya.

Menariknya, Woobiz juga memberikan komisi tiap kali pengguna melakukan transaksi. Komisi ini akan dikirim ke saldo komisi setelah barang sampai ke tangan pengguna. Kemudian komisi tersebut bisa dicairkan melalui rekening.

Dalam mengembangkannya, Shaqi menjunjung tiga nilai utama yakni dukung, dampak dan kepercayaan. Saat ini Woobiz telah menjaring sekitar 5.000 mitra dan ia menargetkan bisa menyasar ke 100 ribu mitra tahun 2020. Caranya, dengan memperluas komunitas dan bekerja sama dengan berbagai pihak, misalnya kecamatan-kecamatan untuk memberikan mereka edukasi dan pelatihan dengan membagikan strategi, tips dan trik berjualan. Belum lama ini pihaknya juga telah bekerja sama dengan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama) di mana jumlahnya lebih dari 3 juta anggota yang tersebar diseluruh Indonesia.

Kesuksesannya membesarkan Woobiz bisa terlihat, buktinya saat ini ia telah menggandeng sekitar 100 merchants yang sudah tergabung. Tahun 2020, ia menargetkan tumbuh lebih dari 50 kali dari transaksi tahun 2019.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)