IDC: Start Up Gerakkan Ekonomi Indonesia

Dewasa ini, start up Indonesia semakin menampakkan kematangannya. Lembaga riset pasar International Data Corporation (IDC) bahkan meyakini bahwa start up ambil bagian dalam perekonomian nasional di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kuncinya ada pada ekosistem yang terbentuk.

Seperti yang sudah terjadi di Cina, Korea, dan Jepang, akuisisi dan investasi pada start up lokal sudah bukan hal asing di Indonesia. Menjamurnya start up yang diikuti perkembangan yang positif diinisiasi IDC sebagai salah satu dasar terbentuknya ekosistem TIK di tahun 2013. Investor asing pun berbondong-bondong meramaikan sektor ini.

“Mereka datang karena dua hal penting. Pertama, konten lokal. Kedua, data base,” papar Sudev Bangah, Head of Indonesia Operations, IDC Indonesia. Start up yang bisa mengikuti karakter masyarakat Indonesia dengan Bahasa Indonesia pula lebih diminati perusahaan luar.

“Kalau Anda punya data base orang-orang atau pengguna di Indonesia, itu akan sangat menjual,” lanjut Sudev. Bagi banyak industri, data base yang merekam karakter konsumen lokal sangatlah penting. Tak heran bila mereka mau merogoh kocek dalam-dalam demi data base, karena di sinilah fokus perusahaan global umumnya.

Konsumsi domestik diprediksi IDC akan jadi kunci tumbuh dan berkembangnya start up lokal. Utilisasi domestik inilah yang menyelamatkan industri. Meski demikian, para konglomerat dan investor ekuitas tetap harus waspada. Hal ini dikarenakan belum adanya ukuran pasti yang bisa digunakan dalam mengevaluasi suatu start up. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)