Menangguk Untung dari Aksesori Gawai

Jeli melihat peluang pasar dan menentukan positioning bisnis. Itulah yang tampaknya membuat bisnis Stephanie Astri Suryani berkembang pesat. Banyak orang mungkin melihat bisnis ritel aksesori gawai (gadget) sudah begitu menjamur. Namun bagi Astri, tidak demikian. “Kebanyakan outlet aksesori handphone hanya jual fungsi. Belum ada yang menekankan pada brand dan kualitas. Padahal, ada lho orang-orang yang berani bayar lebih mahal demi aksesori handphone berkualitas,” ujar Astri menegaskan. Hal itulah yang melecutnya mendirikan Urban Life pada Juli 2012, bersama dua mitra bisnisnya.

Stephanie Astri Suryani

Perempuan kelahiran Jakarta 22 September 1988 ini mendirikan Urban Life – di bawah naungan PT Urban Retail International — sebagai toko yang lebih mengedepankan beragam aksesori gaya hidup, seperti gawai, audio, dan aksesori travel. Diam-diam Astri sudah punya 12 toko yang umumnya berada di mal prestisius seperti Mal Summarecon Serpong, Mal Lippo Kemang, Mal Puri Indah, Kota Kasablanka, Mal Summarecon Bekasi, Grand Indonesia, Lotte Shopping Avenue, Pacific Place, dan Mal AEON BSD. “Banyak item yang kami jual. Mulai dari aksesori HP seperti casing, power bank, dan kabel charging, hingga audio seperti headphone, headset, dan multimedia speakers. Kami juga ada produk-produk travel seperti tas laptop, kaca mata, jam tangan, dan dompet,” papar Astri.

Dari sisi diferensiasi, tampaknya Urban Life memang mengambil positioning sebagai gerai yang lebih premium. “Kami menjual kenyamanan dan experience pelanggan,” kata Astri. Pihaknya hanya menyediakan produk branded berkualitas dan berstandar internasional. “Brand-brand yang dijual di Urban Life biasanya sudah dikenal oleh pencinta teknologi. Itu merek yang sudah biasa mendapatkan international design award, seperti Reddot Design Award,” tambahnya.

Gerainya menarget anak muda pencinta gawai dan teknologi yang menyukai produk-produk gaya hidup. “Kami, misalnya, menjual jam Daniel Wellington (DW) dan dompet Bellroy, dua merek yang saat sedang dicari oleh anak muda,” ujar Astri seraya menjelaskan daftar merek yang ia jual, yaitu Bose, JBL, Jays, LifeProof, Ozaki, Moshi, Aprolink, Ozaki, Capdase, Marshall, Beats, Urban Ears, Jay bird, Plantronics, hingga B&O. Harga produk Urban Life sangat beragam, dari item kecil seperti screen guard yang hanya Rp 99.000 hingga speaker yang berlabel puluhan juta rupiah.

Maikhal termasuk pelanggan Urban Life. “Saya beli case iPhone, iPad, earphone dan dompet di sana,” katanya. Menurut Maikhal, pelayanan di Urban Life cukup memuaskan. “Barang- barang di store mereka mostly beda antara store satu dan store yang lain,” katanya.

Sejauh ini Astri tidak agresif dalam berpromosi. “Kami lebih banyak berkomunikasi melalui social media atau newsletter. Bagi para member, kami memberikan info melalui newsletter jika ada produk-produk baru dan promo,” katanya. Pihaknya menggaet ikon muda sebagai endorser, seperti Nadine Chandrawinata. Selain itu, juga mengembangkan pola keanggotaan — saat ini sudah memiliki 5.000-an anggota. Konsumen yang bertransaksi minimal Rp 500.000 sudah bisa menjadi anggota.

Melihat perkembangannya sekarang, Astri cukup gembira karena sambutan pasar sesuai dengan ekspektasinya. Dari ke-12 tokonya, bila digabungkan, per bulan minimal bisa meraih omset Rp 3 miliar. Karyawannya pun kini bertambah banyak, sudah mencapai 80-an orang (50 di lapangan dan 30 di kantor). Tahun ini Astri berencana membuka 3-5 toko lagi di Jakarta. “Ke depannya kami ingin ekspansi ke Medan, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta karena di luar Jakarta saat ini baru ada di Bali,” ungkapnya optimistis.(*)

Sudarmadi & Maria Hudaibyah Azzahra


Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)