Setelah 4 Tahun, Damn I Love Indonesia Akhirnya Luncurkan Situs

Setelah menunggu 4 tahun lamanya, Damn I Love Indonesia (DILI), sebuah brand pakaian ternama asli Indonesia, meluncurkan DamnILoveIndonesia.com. Situs ini sendiri didirikan DILI bekerjasama dengan Octovate Group, sebuah holding company dari belasan anak perusahaan yang bergerak di bidang media kreatif.

Kiri-kanan: Daniel Mananta (CEO Damn I Love Indonesia), Ben Soebiakto (CEO Octovate Group), Caroline F. Sunarko (GM Damn I Love Indonesia)

Diluncurkannya situs ini dimaksudkan untuk mewadahi kreativitas pemuda dalam mengapresiasikan patriotisme dan rasa cinta terhadap Indonesia. Daniel Mananta, mantan VJ MTV dan selebritis Indonesia sekaligus pendiri dan pemilik DamnILoveIndonesia, menjelaskan tujuan dibalik diluncurkannya situs ini, dalam kesempatan soft launching situs ini di sebuah mall di kawasan Jakarta Pusat (10/10/2012).

“Kami ingin memperkenalkan Indonesia lebih luas lagi. Kami mau Indonesia lebih dikenal oleh Negara-negara lain. Kebudayaan yang kita punya sangat kaya. Untuk itu, situs ini didirikan dengan harapan agar mampu menjadi wadah bagi para desainer Indonesia untuk berkarya dengan corak kebudayaan Indonesia itu sendiri tentunya,” jelas Daniel.

Caroline F. Sunarko, General Manager DamnILoveIndonesia, mengatakan bahwa butuh waktu 3 bulan untuk mempersiapkan situs ini. Kedekatan Daniel dengan CEO Octovate Group Asia, Ben Soebiakto, dikatakan Caroline menjadi awal mula ide pembentukan situs ini terjadi. “Inisatif dari kedua belah pihak. Bukan hanya dari Octovate maupun DILI yang punya inisiatif. Daniel punya ide, Ben pun juga punya ide yang serupa. Kebetulan mereka sudah berteman sebelumnya,” ujar wanita yang biasa disapa Oline ini.

Caroline menambahkan, dengan hadirnya situs ini juga dapat membantu masyarakat Indonesia untuk lebih dekat dengan produk-produk dari DILI. Menurutnya, saat ini animo masyarakat Indonesia, terutama yang berusia muda, terhadap produk DILI cukup tinggi. Tidak hanya terpusat di pula Jawa saja, pulau-pulau besar lain yang berada di wilayah Indonesia juga memiliki animo yang cukup baik. Hal tersebut terlihat dari akun facebook yang dimiliki DILI. “Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun animonya cukup baik terhadap produk DILI,” ia menandaskan.

Situs ini sendiri menyajikan beberapa konten, seperti Online Store, Community Event, Crowd Sourcing Designer, dan lain-lain. Sejauh ini, menurut Caroline, online store masih memiliki komposisi terbesar dalam aktifitas situs ini. DamnILoveIndonesia.com secara keseluruhan menyajikan beragam konten lokal ‘nyeleneh’ khas anak muda yang dikemas dalam medium artikel, foto, dan video yang menarik.

“Sejauh ini, aktivitas beli baju di situs ini masih yang tertinggi. Kebanyakan para pelanggan membeli produk-produk t-shirt yang diluncurkan oleh DILI. Pelanggan perempuan masih mendominasi dari aktifitas penjualan produk-produk kami,” ia menambahkan.

Ditanya mengenai berapa jumlah investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan situs ini, baik Daniel maupun Caroline tidak bersedia menyebutkan berapa besarannya. Caroline hanya mengatakan, untuk sejauh ini investasi masih berasal dari dana internal. "Yang pasti  kita ini masih tergolong startup. Masih baru mulai merintis," ujarnya.

Kata Caroline,  situs ini menyasar kepada anak-anak muda Indonesia yang berusia 15-30 tahun, dengan penampilan khas kaum urban, stylish, dan bangga menjadi orang Indonesia. Kedepannya, DILI menargetkan 2000-5000 pengunjung berhasil mengakses situs ini.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)