Tiga Sekawan Orbitkan Distribusi Digital

SimpliDots teamsLanskap bisnis digital sesungguhnya memang mengundang siapa saja yang berani serta kreatif untuk terjun di dalamnya. Dan, itulah yang dilakukan tiga sekawan: Jowan Kosasih, Hendy Sumanto, dan Ginanjar Nugroho, lewat SimpliDots di awal 2017.

Berbasis Software as a Service (SaaS), SimpliDots dihadirkan sebagai solusi untuk kalangan perusahaan distributor dan pemilik merek yang kebanyakan bergerak di sektor fast-moving consumer goods (FMCG). Dengan platform ini, mereka bisa secara mudah dan mobile memantau jumlah stok barang, status pengiriman barang, posisi keuangan perusahaan, hingga membuat laporan yang semuanya berada dalam satu dashboard. Dan sebagaimana lazimnya sistem SaaS, para pengguna ditarik biaya dengan cara berlangganan. “Bila servis kurang memuaskan, klien bisa saja berhenti berlangganan,” kata Jowan.

Dunia distribusi bukan hal baru bagi Jowan yang menjadi CEO SimpliDots. Keluarganya bergerak di sektor ini. Kalaupun akhirnya dia membawa distribusi ke wilayah digital, itu karena dia belajar teknologi informasi (TI) dan peranti lunak di National Chiao Tung University, Taiwan, dan meraih Master TI Terapan di Monash University, Australia. Dunia yang sama juga ditekuni Hendy serta Ginanjar. Di SimplyDots, Hendy menjabat sebagai COO sementara Ginanjar menjadi CTO.

Kami ingin meningkatkan mobility di bidang distribusi melalui mobile app sehingga para salesman, driver, atau debt collector bisa mendapatkan informasi secara real-time dan bisa mengurangi processing time. Order yang diterima dapat diantar pada hari yang sama,” Jowan menerangkan.

Lewat setahun, SimpliDots telah digunakan sejumlah perusahaan. Selain itu, perusahaan yang digawangi sejumlah developer dan ahli UI/UX design ini telah mencetak prestasi lain: pada event eFounders Fellowship Batch 2 yang merupakan proyek kerjasama Alibaba dan UNCTAD, terpilih mewakili Asia Tenggara.

Prestasi ini tentu saja membanggakan. Namun, Jowan dkk. tak mau berpuas diri. Selain tantangan finansial berupa pengembangan yang masih mengandalkan dana pribadi para pendiri serta biaya berlangganan, mereka menyadari tantangan ke depan masih menganga. Khususnya, bagaimana mengubah mindset perusahaan distributor agar menggunakan sistem digital berbasis komputasi awan.

Sejalan dengan upaya mengubah pola pikir, Jowan dkk. juga akan terus menyempurnakan platform milik mereka agar kian bersifat inklusif. Di luar itu, mereka akan terus membangun ekosistem bersama para peritel, distributor, pemilik merek, pabrikan, pemain logistik, dan UKM sehingga SimpliDots kian solid.

Reportase: Herning Banirestu

Riset: Elsi Anismar

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!