Bank Syariah Indonesia, Agresif Lakukan Digitalisasi dan Membangun Customer Engagement | SWA.co.id

Bank Syariah Indonesia, Agresif Lakukan Digitalisasi dan Membangun Customer Engagement

Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI.
Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI.

Posisi Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai jawara survei Indonesia Best Brand 2023 di kategori Bank Syariah tentu tak mengejutkan. Ini mengingat realitasnya BSI memang merupakan bank syariah terbesar di Indonesia.

BSI selama ini memosisikan diri sebagai sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual bagi nasabahnya. Didorong kondisi pandemi Covid, bank ini juga makin aktif memperkuat digitalisasi proses bisnis dan hubungan dengan nasabah.

Dijelaskan oleh Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI, tak kurang 46% dari populasi muslim Indonesia memiliki preferensi kuat kepada produk syariah dan hal itu merupakan potensi market yang besar. Sebab itu, pihaknya tak hanya mengincar pelanggan individu (ritel), tetapi juga klien korporat dan komersial.

BSI aktif mengembangkan layanan di segmen korporat, seperti melakukan cross-selling dan business matching melalui akses ke ekosistem bisnis yang sudah dimilikinya. Kami juga menjaga relevansi layanan dengan melakukan transformasi digital, memantau tren teknologi, dan merespons perubahan kebutuhan pelanggan, kata Anton.

Untuk memastikan agar tetap menjadi Top of Mind Brand di kategori Perbankan Syariah, BSI memosisikan dirinya sebagai bank syariah yang modern, inklusif, dan digital untuk seluruh stakeholder. Artinya, bank syariah bisa digunakan untuk seluruh masyarakat, ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga tak lupa menginovasi produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan generasi muda (Gen X, Y, dan Z) yang merupakan usia dominan, melalui pendekatan digital access, kemudahan transaksi di mana pun, dan produk yang sesuai segmen anak muda. Di antaranya, BSI mengembangkan BSI Mobile, BSI Griya Simuda, BSI Oto, Multiguna, serta Pembiayaan SME dan UMKM.

Aplikasi BSI Mobile, misalnya, sangat lengkap. Dalam satu aplikasi, nasabah bisa membuka rekening online, investasi, layanan pembiayaan emas, pembiayaan multiguna dan transaksi ZISWAF, pembayaran e-commerce, top-up E-money, pendaftaran dan pelunasan haji, dsb.

 

Digitalisasi layanan BSI antara lain mencakup proses pembukaan rekening online dengan teknologi face recognition, layanan chatbot yang memberikan jawaban instan atas pertanyaan pelanggan, dan notifikasi otomatis untuk memberikan informasi terkini. Selain itu, BSI juga memiliki rekanan billers dan partner untuk transaksi payment lebih dari 4.000 partner yang mendukung transaksi digital BSI Mobile.

BSI pun aktif melakukan channelling dengan berbagai platform e-commerce terkemuka, seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli. Hal ini juga tecermin pada kinerjanya: pertumbuhan transaksi pembayaran melalui e-commerce mencapai 49,67 % year on year. Itu belum termasuk channeling yang dibangun dengan gerai modern, seperti Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret, yang kolaborasinya juga terus berkembang.

Dari sisi brand experience, BSI ingin mengoptimalkan pengalaman nasabah dalam menjalankan transaksi keuangan sehari-hari, baik terkait layanan di kantor cabang maupun kanal digital. Selain itu, juga membangun customer engagement yang lebih erat dan menargetkan customer engagement mencapai 95%.

Selama ini, BSI menggunakan tiga alat evaluasi. “Di antaranya, Customer Engagement Survey untuk mengukur keterlibatan nasabah, Customer Satisfaction Survey untuk menilai rating layanan secara real time, dan External Mystery Shopper untuk mengevaluasi implementasi standar pelayanan melalui kunjungan langsung ke cabang, Anton menjabarkan.

Pihaknya juga menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan melakukan inisiatif strategis, seperti mendukung green financing. BSI pun ikut mengakselerasi pembentukan Islamic ecosystem dan memberikan dukungan penuh kepada inisiatif-inisiatif yang memperkuat Global Halal Hub.

Kami ingin menjadi bank syariah yang go global dan menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Tentu, ini menjadi spirit BSI untuk berkembang, kata Anton. Ia menambahkan, banknya segera akan mengembangkan pasar Arab Saudi dan Dubai. (*)

Anastasia A.S.

 www.swa.co.id

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)