Adem Sari, Jalankan Empat Kunci Strategi untuk Jaga Kepuasan Pelanggan

Diki Rustaman, Senior Brand Manager Adem Sari Group dari Enesis Group.
Diki Rustaman, Senior Brand Manager Adem Sari Group dari Enesis Group.

Tidak mudah menjaga kepuasan pelanggan di tengah persaingan yang makin ketat dan akses produk yang makin mudah karena kemajuan digital saat ini. Adem Sari Ching Ku, salah satu produk unggulan Grup Enesis, merasakan hal ini juga. Namun, merek ini bisa tetap menjaga kepuasan pelanggannya karena empat kunci strategi yang mereka jalankan.

Terbukti dari hasil riset yang dilakukan Business Digest ⸺unit usaha Grup SWA yang fokus di riset bisnis dan pemasaran⸺ merek Adem Sari Ching Ku meraih skor excellent untuk kategori produk pencegah panas dalam. Untuk diketahui, Business Digest telah melakukan survei kepuasan pelanggan dengan parameter survei yang dikembangkan dari konsep Marketing Mix yang mencakup 4P: Product, Price, Place, and Promotion.

Survei dilakukan terhadap 5.000 responden yang merupakan pengguna atau pelanggan berbagai merek sesuai dengan kategorinya. Responden diminta memberikan penilaian dari delapan pertanyaan tentang produk atau merek yang digunakan, dengan skor penilaian 1-10. Survei dilakukan di enam kota utama di Indonesia, yakni Medan, Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

 “Ada empat kunci stretagi yang kami bangun untuk memuaskan pelanggan Adem Sari Ching Ku, yaitu Product, Valuable, Availability, dan Service Excellence,” kata Diki Rustaman, Senior Brand Manager Adem Sari Group dari Enesis Group saat webinarIndonesia Customer Satisfaction Achievement Survey 2022” yang diselenggarakan oleh SWA Media Group bersama Business Digest, pada 30 Mei lalu.

Diki meyakini, teori kepuasan pelanggan banyak sekali ramuannya. Namun, dalam hal produk, pihaknya selalu menjaga kepuasan pelanggan, dan kuncinya adalah di produk yang bisa menjawab kebutuhan mereka. Karena kebutuhan pelanggan terus berubah seiring perkembangan zaman, inovasi harus berkelanjutan guna memuaskan pelanggan.

Yang kedua, produk harus valuable. “Harga murah atau mahal belum pasti baik, yang terpenting adalah valuable,” ia menegaskan. Menurutnya, prinsip dalam perusahaannya adalah bagaimana membuat produknya bernilai bagi pelanggan. “Jadi, harus memperhatikan value for money setiap produk yang dihasilkan,” ujarnya.

Ketiga, Adem Sari Ching Ku juga sangat memperhatikan ketersediaan produk, sehingga konsumen dengan mudah mendapatkan produk tersebut kapan pun mereka butuhkan (availability). Dahulu konsumen harus ke luar rumah ketika membutuhkan Adem Sari, sedangkan kini di era digital, kehadiran e-commerce memudahkan konsumen mendapatkan produk tersebut. “Kami pun harus menjawab kemudahan di era digital ini, dengan hanya sekali klik, produk Adem Sari bisa sampai ke tangan mereka,” katanya.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)