Mandiri Inhealth, Usung Platform FitAja! untuk Permudah Akses Layanan Kesehatan

Anna Novy Handayani, Kepala Divisi Layanan Pelanggan Mandiri Inhealth.
Anna Novy Handayani, Kepala Divisi Layanan Pelanggan Mandiri Inhealth.

Untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman nasabah, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (lebih dikenal dengan brand Mandiri Inhealth) menciptakan platform kesehatan berbasis digital. Nama aplikasinya cukup gaul, yakni: FitAja!

Aplikasi ini merupakan transformasi dari aplikasi Mandiri Inhealth Mobile (yang dikenal dengan nama MiMo) yang sudah digunakan oleh para peserta Mandiri Inhealth. Hanya saja, fungsi dan fiturnya semakin diperluas.

Aplikasi yang diluncurkan pada 2021 ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan kesehatan via digital, terutama terkait kondisi pandemi Covid-19. “Kami ingin menjadi pilihan utama dan terpercaya dalam industri asuransi kesehatan komersial di Indonesia,” kata Anna Novy Handayani, Kepala Divisi Layanan Pelanggan Mandiri Inhealth. “Karena itulah, kami menghadirkan layanan digital atau memberikan kemudahan dalam satu genggaman,” katanya lagi.

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, sampai dengan kuartal II/2021, dari 61 perusahaan asuransi jiwa, Mandiri Inhealth masih merupakan market leader, dengan capaian pangsa pasar sebesar 34%. Jumlah pesertanya hingga kuartal II/2022 mencapai 2,3 juta orang, meningkat dari periode sebelumnya sebanyak 1,8 juta orang. “Persaingan bisnis di era digitalisasi akan semakin ketat, dan fokus ke customer adalah hal utama,” kata Novy.

Novy menyebutkan, FitAja! menawarkan beragam layanan untuk para peserta dalam satu aplikasi. Mulai dari kebutuhan pemeliharaan kesehatan, pencegahan, pengobatan, hingga akses konsultasi kepada tertanggung. Fiturnya antara lain Telemedicine, E-Resep, E-Klaim, Info Provider, Pesan dan Antar Obat, serta Gaya Hidup Sehat.

Di sisi lain, para provider layanan kesehatan juga akan memperoleh keuntungan. Di antaranya, proses administrasi lebih terorganisasi, peluang penjualan obat/vaksin atau produk farmasi lainnya, serta peluang layanan e-Booking Doctor yang berarti lebih banyak transaksi.

Untuk perusahaan asuransi sendiri, keuntungannya adalah manajemen penanganan kasus lebih cepat, penyelesaian pembayaran lebih cepat; respons customer service cepat, terwujudnya efisiensi cost dengan telekonsultasi jika dibandingkan konsultasi secara offline, hingga peluang penjualan produk asuransi.

Aplikasi yang diklaim sebagai digital healthcare superapp ini mengintegrasikan fasilitas telemedicine, booking appointment, layanan farmasi, digital eClaim, informasi peserta, benefit, dan rekanan provider dalam satu platform. “Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh fitur-fitur baru ini diharapkan akan dapat meningkatkan kepuasan tertanggung dalam mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjamin,” kata Novy.

Mandiri Inhealth meyakini, dengan penggunaan platform FitAja!, akan dicapai excellent process. Juga tercapai excellent service dengan kemudahan mendapatkan informasi benefit, provider, klaim, eligibilitas peserta, obat, rujukan, dan berbagai fitur yang memberikan kemudahan informasi bagi peserta. Pada akhirnya, pelanggan juga akan dipuaskan dan menciptakan loyalitas pada diri mereka. (*)

Herning Banirestu & Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag