JNE, Memacu Inovasi di Masa Pandemi

Eri Palgunadi, VP Pemasaran JNE
Eri Palgunadi, VP Pemasaran JNE

Sektor usaha atau industri di Tanah Air terus mengalami tekanan. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan yang gulung tikar akibat terjangan disrupsi. Kini, tekanan bertambah dengan berlangsungnya pandemi Covid-19.

Namun, tidak semua pelaku usaha di negeri ini kalah oleh tekanan tersebut. Masih banyak yang bisa bertahan, bahkan mampu menjaga dan meningkatkan performa usahanya. Salah satunya, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

Perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman atau kurir itu telah lebih dari tiga dekade membangun usaha di negeri ini. Dengan mengusung strategi jitu, JNE tetap berkibar dan menjadi pilihan utama konsumen untuk mengirim barang atau dokumen. Riset yang berkesinambungan diimplementasikannya untuk menghasilkan beragam inovasi layanan

Eri Palgunadi, VP Pemasaran JNE, mengatakan bahwa perusahaannya memiliki diferensiasi dibandingkan layanan sejenis dari perusahaan logistik lainnya. Untuk menciptakan customer experience yang baik, JNE menggunakan seluruh kapabilitasnya untuk mengatasi beragam tantangan. Antara lain, terus meningkatkan performa kerja tujuh ribu jaringan dan infrastruktur pendukung operasional, seperti ketersediaan 10 ribu armada dan 50 ribu karyawan di seluruh Indonesia.

“Sehingga, strategi distribusi kami adalah memanfaatkan dengan efektif seluruh moda transportasi yang ada untuk jalur yang tersedia, yakni udara, darat, maupun laut, agar kualitas pelayanan kepada pelanggan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkap Eri.

Hasil riset merupakan basis bagi manajemen JNE dalam merancang strategi bisnis dan inovasi untuk mengatasi setiap tantangan sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk di era pandemi Covid-19 saat ini. Misalnya, karena adanya tantangan pembatasan mobilitas, perusahaan menyesuaikan strategi distribusinya, antara lain memaksimalkan jalur darat sebagai antisipasi pembatasan akses jalur udara.

Beragam inovasi pun dilakukan. Di antaranya, menyediakan layanan untuk memudahkan jual-beli online, seperti layanan Pesona (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara), bekerjasama dengan lebih dari 2.000 produsen makanan khas daerah. Juga, layanan JTR (JNE Trucking) untuk pendistribusian paket berukuran besar, di atas 10 kilogram. JNE pun membangun Mega Hub, menyediakan e-Fullfilment/Friendly Logistic, memberikan layanan COD (cash on delivery), serta menyediakan pembayaran digital.

Perusahaan ini mengembangkan pula teknologi informasi, sehingga pelanggan dapat mengetahui keberadaan paket dan estimasi waktu serta lokasi titik layanan dengan mobile apps MyJNE atau melalui laman JNE. Selain itu, JNE pun membuat JNE Loyalty Card (JLC) agar pelanggan mendapatkan poin dari tiap paket yang dikirimkan, dan mendapatkan hadiah dari penukaran poin yang dimiliki.

JNE juga menjalin kerjasama dengan seluruh marketplace ―antara lain Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Zalora, dan Blibli― dengan menggelar program diskon ongkos kirim dan gratis biaya kirim. Beragam inovasi tersebut mendongkrak loyalitas konsumen dan pendapatannya pun tumbuh 30% setiap tahun.

Sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki anak bangsa, JNE punya keinginan kuat untuk memberikan manfaat kepada bangsa dan menjadi cerminan keanekaragaman Nusantara; serta memiliki nilai-nilai spiritual, di antaranya menyantuni anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa lainnya melalui program corporate social responsibility (CSR). Melalui slogan citra “Connecting Happiness” dan visi-misinya, JNE bertekad mengantarkan kebahagiaan ke seluruh pelosok negeri. (*)

Vicky Rachman & Yosa Maulana

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)