J&T Express, Tumbuh Berlipat dengan Membidik Segmen E-commerce

Robin Lo, CEO yang juga pendiri J&T Express.
Robin Lo, CEO & pendiri J&T Express.

Salah satu pelaku bisnis yang dalam lima tahun terakhir melejit ialah J&T Express, perusahaan kurir asli Indonesia yang berdiri sejak Agustus 2015. Dari tahun ke tahun perusahaan ini terus tumbuh cepat, terutama karena kesuksesannya dalam menunggangi era online atau era digitalisasi, khususnya karena adanya perubahan tren perilaku belanja konsumen yang kini makin mengarah ke e-commerce.

“Setiap tahun pengiriman kami selalu naik sekitar dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Robin Lo, CEO yang juga pendiri J&T Express. Robin menambahkan, pihaknya bisa mengirimkan hingga 2,5 juta paket per hari.

Merek kurir ini semakin melejit setelah banyak dipakai kalangan pembelanja e-commerce. Maklum, manajemen J&T Express memang menjadikan bisnis online (e-commerce) sebagai target pasar utama sehingga banyak berpartner dengan pemain besar e-commerce Indonesia, seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

Perusahaan kurir ini memberikan layanan gratis jemput paket di tempat; pelanggan dapat mengirimkan barang dari mana saja tanpa minimum jumlah dan berat paket. Dengan layanan ini, pelanggan tidak perlu lagi mendatangi drop point atau kantor cabang untuk mengirim paket. Dan, salah satu keunggulannya, mampu memberikan layanan cash on delivery (COD) yang kini makin banyak diminati konsumen. Jadi, konsumen membayar barang belanjaan online setelah barang sampai di tangan mereka.

Kunci sukses pemain asli Indonesia ini, di antaranya, berusaha beradaptasi dengan teknologi terbaru dan melakukan sejumlah inovasi. Tak terkecuali di era pandemi yang menyebabkan terjadinya banyak kendala pengiriman karena penerbangan untuk area tertentu tidak bisa menggunakan freighter.

“Kami kembangkan air freighter sendiri dan jalur alternatif lain pengiriman agar dapat mengakomodir SLA tepat waktu, selain dengan menambah armada dan SDM,” kata Robin. Pihaknya kini juga berani menghadirkan layanan baru yang lebih premium, berupa pengiriman yang dalam waktu 24 jam sampai ke tujuan ―untuk tujuan dalam kota.

J&T Express pun aktif menggunakan platform media sosial untuk mengomunikasikan online event, program, dan layanan terbaru kepada pelanggan. “Kami juga memiliki wadah komunikasi secara langsung dengan para seller pengguna layanan J&T Express yang tergabung dalam J&T Friends Community,” kata Robin.

Pihaknya aktif pula melakukan perbaikan berdasarkan komplain pelanggan dan menjaga tali silaturahmi dengan mereka. Caranya, dengan memberikan customer experience yang baik. “Kami rutin melakukan evaluasi, menanyakan feedback dan masukan dari pelanggan existing untuk menjadi perbaikan ke depan,” katanya.

Tahun ini J&T Express menyelenggarakan dua program utama. Pertama, J&T Super Seller, program kompetisi bisnis dan inkubasi level mahasiswa; 10 peserta terpilih akan mendapatkan tambahan modal usaha.

Kedua, pada awal Mei 2021, J&T Fashion Week, virtual fashion show, menggandeng 50 brand dari berbagai kategori dengan 150 produk yang memungkinkan penonton bertransaksi secara online saat fashion show berlangsung. Yang pasti, Robin Lo dan tim akan terus berinovasi, terutama pada infrastruktur teknologi, demi menunjang pengiriman yang lebih efektif dan efisien. (*)

Sudarmadi & Anastasia A.S.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)