Sekar Laut, Berinovasi Mengikuti Tren Terkini

Harry Sunogo, Presiden Direktur Sekar Laut
Harry Sunogo, Presiden Direktur Sekar Laut

Siapa tak kenal Finna? Kerupuk udang buatan PT Sekar Laut Tbk. ini kondang hingga mancanegara. Dari Sidoardjo, Finna telah diekspor ke 32 negara di lima benua. Tak mengherakan, atas kinerjanya itu, Sekar Laut diganjar Primaniyarta Award sebanyak tiga kali (2015, 2016, 2018) dalam kategori Eksportir Pembangunan Merek Global. Sebuah penghargaan tertinggi dari pemerintah kepada eksportir yang dinilai paling berprestasi.

Dengan positioning sebagai pendamping makanan, manajemen Sekar Laut terus berinovasi agar produk-produknya saat ini diterima pasar. Varian produk Finna, ambil contoh, kian berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Ada bumbu masakan, kacang mete, melinjo, saus, sarden, serta beras dan biji-bijian lain. Rasa juga berkembang. Di kerupuk, misalnya, ada rasa rumput laut, kari, dan pedas.

Kemudian, untuk mengimbangi lidah milenial, dikembangkan produk ready to eat yang lebih praktis. “Artinya, dulu produk kerupuk mentahan, tapi sekarang sudah ada yang versi ready to eat dengan berbagai macam varian (snack),” ujar Harry Sunogo, Presiden Direktur Sekar Laut. Pengembangan varian ini, dia menambahkan, merupakan salah satu cara Sekar Laut mempertahankan eksistensi mereknya.

Berbenah di sisi hulu (produk) tak membuat Sekar Laut melupakan sisi komunikasi sebagai bagian dari pengembangan merek Finna. Harry mengatakan, pihaknya rutin menggelar acara kuliner, antara lain Finna Foodies Competition di Surabaya, yakni ajang yang mengajak foodies ternama (yang memiliki follower di atas 20 ribu) untuk adu memasak dengan olahan produk Finna. Lalu, ada Uleg Bazar Spektakuler di Sidoarjo, dan Uleg Belusukan di 100 kota besar Indonesia, berupa demo masak di dalam pasar.

Tak ketinggalan, Sekar Laut juga mengadopsi cara meningkatkan brand awareness gaya milenial, seperti memberikan video tutorial resep-resep melalui media sosial yang dapat diujicoba oleh followers Finna. Kemudian, membina hubungan baik dengan para influencer, antara lain dengan memberikan produk Finna untuk dicicipi. “Promo dan advertisement yang kreatif dapat meningkatkan soft marketing pada masyarakat milenial,” katanya penuh keyakinan.

Dampaknya, Harry mengungkapkan, distribusi produk Finna semakin lancar karena permintaan produk semakin banyak. Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan omset rata-rata 12% per tahun. “Kami akan mempertahankan pertumbuhan double digit setiap tahun,” ungkapnya.

Ke depan, Sekar Laut juga akan terus fokus untuk produk ready to eat Finna, serta senantiasa memperhatikan selera pasar dalam dan luar negeri. “Kami akan terus berinovasi dengan produk baru yang disukai pasar dalam dan luar negeri. Kami juga akan mempertahankan kualitas produk Finna dengan harga terjangkau, hygiene, dan tepat waktu dalam pengirimannya,” tutur Harry. (*)

Yosa Maulana; Reportase: Vina Anggita

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)