Kalla Translog, Cetak SDM Logistik Unggul

CEO Kalla Translog Andi Muhammad Gunawan (kedua dari kiri), bersama TIM.
CEO Kalla Translog Andi Muhammad Gunawan (kedua dari kiri), bersama TIM.

Sebagai grup perusahaan yang aktif berkiprah di wilayah timur Indonesia, Grup Kalla berkomitmen memunculkan terobosan-terobosan baru melalui berbagai sektor, mulai dari perdagangan, transportasi, logistik, infrastruktur, properti, manufaktur, energi, hingga pendidikan. Salah satu anak usaha yang berada di bawah bendera grup perusahaan ini adalah PT Bumi Jasa Utama, yang dikenal dengan nama Kalla Translog.

Kalla Translog bergerak di bidang transportasi dan logistik terpadu. Layanan yang ditawarkan antara lain jasa penyewaan kendaraan, integrated general logistic (termasuk warehouse facilities, integrated transporter, dan roro shipment), integrated vehicle logistic (termasuk yard facilities dan roro shipment), serta logistik pertambangan.

Tentunya, pertumbuhan bisnis yang begitu pesat tidak terlepas dari keberhasilan seluruh karyawan yang disebut “Insan Kalla”. Saat ini Kalla Translog memiliki 405 karyawan, yang terdiri dari 65% generasi Y (milenial), 18% gen X, dan 17% gen Z. Jika dihitung dengan seluruh tim di lapangan, seperti driver, jumlah keseluruhan karyawannya sekitar dua ribu orang.

Menurut CEO Kalla Translog Andi Muhammad Gunawan, strategi program pengembangan kepemimpinan perusahaan dimulai pada awal karyawan masuk. “Setelah melalui proses rekrutmen dan seleksi yang ketat, karyawan akan terus kami pantau dan dilakukan talent identification berdasarkan pencapaian kinerja, behavior, kompetensi, dan learning ability,” Andi menjelaskan.

Setelah diidentifikasi dan sesuai dengan kriteria, calon talenta masuk dalam proses talent mapping yang diukur berdasarkan: KPI, soft & technical competencies, dan learning points. Dari proses ini, akan diperoleh data talent profile dan level kesiapannya menjadi pemimpin.

Selanjutnya, para talenta masuk ke proses inkubasi. Di dalamnya terdapat program hybrid knowledge, yaitu program yang berisi program edukasi atau coaching, di antaranya talk show yang disebut Cloning Chief, dengan direksi tampil sebagai narasumber untuk berbagi ilmu.

Melalui Cloning Chief, banyak nilai-nilai dasar yang bisa dibagikan berdasarkan pengalaman seorang pemimpin dalam membangun kariernya.

Andi Muhammad Gunawan, CEO Kalla Translog

Dalam Cloning Chief, pemimpin membagikan intangible values dan soft skills dalam bekerja. “Melalui Cloning Chief, banyak nilai-nilai dasar yang bisa dibagikan berdasarkan pengalaman seorang pemimpin dalam membangun kariernya,” kata Andi. Ada juga sharing session di antara karyawan sendiri, seperti BJU Talks dan Cerdas BJU’Ku from Employee to Us.

Berikutnya, tahap assessment, untuk menentukan top talent dengan menggunakan 9 boxes talent readiness. Hingga saat ini, dalam organisasi Kalla Translog sudah ada sejumlah pemimpin yang berasal dari internal. Yaitu, 32 karyawan berhasil naik ke level section head, 15 orang menjadi department head/assistant manager/business manager, serta tujuh orang telah naik menjadi division head.

Menurut Andi, figur Insan Kalla yang ingin dicetak adalah mereka yang punya kriteria berikut: culturally fit dengan menjalankan nilai-nilai Kalla dalam kehidupan keseharian; competency fit sesuai dengan kebutuhan pekerjaan; engaged atau memiliki rasa hubungan yang kuat dengan Kalla Group sehingga berperilaku positif; dan high performer, yang berarti selalu memberikan yang terbaik dan terefleksikan dalam kinerjanya.

Berdasarkan Employee Satisfaction Survey 2021 yang dilakukan perusahaan ini, sebanyak 6,6% karyawan mengatakan sangat puas; 51,3% menyatakan puas; dan 42,2% menilai rata-rata. (*)

Jeihan K. Barlian & Arie Liliyah

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)