Andintya Maris, Ingin Menjadi Investor Startup

Andintya Maris, founder JavaMifi, penyedia layanan sewa pocket Wi-Fi

Berhasil meniti karier di bidang human resources, dan sempat menjadi manajer termuda di sebuah perusahaan ketika usianya masih 25 tahun, tidak menyurutkan langkah Andintya Maris untuk membangun perusahaan rintisan atau startup di bidang telekomunikasi dan teknologi. Lulusan MM UGM ini pada 2015 mendirikan JavaMifi bersama dua rekannya. JavaMifi merupakan pionir penyedia layanan sewa pocket Wi-Fi untuk wisatawan dari luar ke Indonesia atau yang akan bepergian ke luar negeri.

Lebih baik menjadi kepala teri di kolam sendiri,” ungkapnya, memberi analogi ketika ingin mendirikan usaha sendiri. JavaMifi memulai layanan inbound, khususnya untuk wisatawan asing ke Bali, tetapi dua tahun kemudian mereka mulai membuka layanannya untuk outbound atau warga Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

Sepanjang perusahaan ini berdiri hingga kini, menurutnya, permintaan sewa Wi-Fi saku terus meningkat rata-rata 20-30 persen per tahun seiring dengan peningkatan kebutuhan internet. “JavaMifi hadir untuk menjadi solusi,” Andin menegaskan. Ia menyebutkan, pengguna JavaMifi dari Indonesia ke luar negeri justru kini lebih banyak daripada wisatawan asing yang ke Indonesia dengan perbandingan 60:40. Sepanjang 2018, pertumbuhan pelanggan JavaMifi sampai 800 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

JavaMifi menyediakan layanan pesan-antar, bisa ke rumah, kantor, bahkan bandara. Kami juga menyediakan layanan antar di 20 ribu pickup point, seperti bandara internasional, gerai Alfamart, Indomaret, juga berbagai mal besar di Jakarta, katanya. Selain itu, Andin juga menjalankan stragi online to offline. Setelah terbangun kuat di layanan digital, ia mengembangkan layanan offline-nya dengan menggandeng banyak pihak, terutama tempat-tempat strategis agar bisa lebih dekat dengan konsumen.

Salah satu yang membuat JavaMifi berbeda dengan pemain lain adalah jaringan yang kuat. Perusahaan ini menggandeng banyak maskapai penerbangan, biro perjalanan, dan online travel agency, juga menjalin kemitraan dengan berbagai mitra lokal di Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Thailand, dan Vietnam. Saat ini, kata Andin, JavaMifi sudah memberikan layanan di 160 negara.

Andin tidak berpuas diri di posisinya sebagai CEO dan co-founder JavaMifi saat ini. Ia ingin menjadi mentor dan pembimbing startup bisnis. Ia sudah memulai langkah ini dengan menjadi “pengasuh” beberapa pebisnis rintisan yang bagus. “Pada 2025 saya ingin menjadi investor, tidak jadi CEO lagi. Tahun depan saya sudah ingin memulainya dengan langkah lebih strategis,” Andin menegaskan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)