Financial Report Capital Market & Investment

Strategi DCI Raih Pendapatan Rp633 Miliar di Semester I 2023

Direktur DCI

PT DCI Indonesia Tbk (DCI) menutup Semester I 2023 dengan kinerja positif. Penyedia layanan infrastruktur pusat data (colocation) ini mencatat kenaikan pendapatan sebesar 38% menjadi Rp633 miliar YoY. EBITDA perusahaan turut meningkat sebesar 39%, serta laba bersih melonjak 69% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Evelyn, Direktur Keuangan dan Corporate Affairs PT DCI Indonesia Tbk mengatakan, kinerja ini merupakan hasil dari implementasi inisiatif strategis dan efisiensi operasional yang telah dijalankan. “DCI secara konsisten akan terus memenuhi kebutuhan data center colocation dengan kualitas layanan kelas dunia. Kami telah dipercaya oleh para pelaku bisnis yang tercermin secara positif dalam pembukuan dengan profitabilitas yang sehat di tengah tingginya kompetisi di industri pusat data Indonesia,” ujarnya.

Menurut Evelyn, pihaknya telah berhasil memberikan layanan operasional terbaik kepada pelanggan. Sejak pertama kali beroperasi pada 2013, DCI mempertahankan tingkat ketersediaan layanan pada level 100%, yang artinya tidak terdapat insiden downtime di seluruh fasilitas pusat data yang dioperasikan oleh DCI. Keberhasilan ini, menjadikan DCI sebagai penyedia layanan pusat data pertama di Asia Tenggara yang berhasil meraih Tier-IV Certification of Operational Sustainability (TCOS) dengan predikat Gold dari Uptime Institute.

Tahun ini, fokus utama perusahaan adalah untuk tetap memenuhi permintaan pasar layanan pusat data yang terus meningkat dengan melanjutkan proyek ekspansi Platform DCI melalui pembangunan gedung pusat data di beberapa lokasi. Melalui ekspansi Platform DCI, DCI telah berhasil mengoperasikan 6 gedung pusat data berstandar global dengan total kapasitas 82 MegaWatt (MW).

Baca juga: Marina Budiman, Memadukan Agilitas Leadership, Visi, dan Loyalitas

Enam gedung tersebut di antaranya DCI Hyperscale 1 Campus di Cibitung (H1), dengan target power capacity lebih dari 300 MW. DCI Hyperscale 2 Campus di Karawang (H2), dengan target power capacity lebih dari 600 MW, di mana perusahaan telah meresmikan gedung pusat data H2-02 dengan kapasitas 12 MW pada Juni 2023 lalu sekaligus menjadikan H2 sebagai pusat data dengan tenaga surya pertama di Indonesia.

Selanjutnya DCI E1 di Jakarta, dengan kapasitas 18 MW di mana perusahaan telah melakukan topping off pada Mei 2023 lalu dan ditargetkan akan segera beroperasi pada akhir tahun 2023. E1 akan menjadi data center Tier-IV pertama yang berlokasi di pusat kota Jakarta.

Lalu DCI Hyperscale 3 Sky di Bintan (H3), dengan target power capacity lebih dari 1.000 MW yang saat ini berada dalam tahap perencanaan. Lokasi Bintan ini sendiri akan menjadi salah satu green data center yang akan menggunakan renewable energy sebagai sumber energi utama.

“Berbagai penghargaan dan keberhasilan yang telah kami dapatkan tidak menjadikan kami berpuas diri. Kedepannya kami akan terus memberikan nilai tambah lebih banyak untuk kepuasan pelanggan dengan inovasi yang terus dikembangkan seperti layanan total solusi infrastruktur IT dengan total biaya yang lebih efisien yang berlandaskan operational excellence,” tutur Evelyn.

Untuk ke depannya, perusahaan akan terus berinovasi dan menciptakan keunggulan operasional yang mampu memberikan nilai tambah lebih besar kepada para pelanggan. “Melalui langkah-langkah strategis, kami akan senantiasa menjaga kualitas layanan terbaik dan juga berkontribusi pada pembangunan ekosistem digital yang berkelanjutan,” tambahnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved