Jelang Merger BUMN Karya, WIKA Beton (WTON) Menantikan Arahan Danantara

Jelang Merger BUMN Karya, WIKA Beton (WTON) Menantikan Arahan Danantara
Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk, Ignatius Harry menjawab pertanyaan kepada awak media saat doorstop di ruang media Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Rabu (10/6/2026). Foto: Nadia K. Putri/SWA

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) merespons rencana merger Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya, yang salah satunya melibatkan induk perseroan, yaitu PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

“Kami selalu mengikuti arahan WIKA. Sepanjang yang kami ketahui, WIKA sendiri juga menunggu arahan dari Danantara,” jelas Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk, Ignatius Harry kepada awak media di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Rabu (10/6/2026).

Ignatius menegaskan, internal manajemen WTON belum terdapat pembahasan delisting atau penghapusan pencatatan di BEI. Namun, manajemen perseroan juga tidak merinci soal rencana menjadi perusahaan tertutup (go private).

“Di internal, tidak pernah ada bahasan tentang itu, konsep akuntansi going concern-nya itu sampai sekarang tidak ada perubahan kebijakan [delisting atau go private],” tambah Ignatius.

Adapun, pemerintah melalui Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mengungkapkan rencana merger 7 BUMN Karya, mulai dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Hutama Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero).

Melansir dari berbagai sumber, Kepala BP BUMN sekaligus Direktur Operasional Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara (Danantara Indonesia), Dony Oskaria mengungkap, merger BUMN Karya akan diundur, dari sebelumnya rampung pada Juni 2026, menjadi akan selesai pada semester II/2026.

Dony menjabarkan, tujuh BUMN Karya tersebut perlu mengevaluasi dan menyehatkan kondisi perseroan sebelum melakukan merger pada semester kedua tahun ini.

Baca juga: Jelang Merger BUMN Karya, Segini Persentase Free Float Saham PTPP, WSKT, WIKA, dan ADHI

Harga saham WTON pada penutupan perdagangan hari ini melonjak sebesar 13,64% atau menjadi RpSedangkan saham WIKA masih dibekukan atau suspensi oleh BEI sejak 25 Maret 2026. Saat itu, saham WIKA ditutup ke Rp204 pada 17 Februari 2025. Sementara WIKA masuk dalam papan pemantauan khusus.(*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag