CRP Group, Genjot Order Online dan Keluarkan Menu Affordable

Nirmal Rajaram, CEO CRP Group.
Nirmal Rajaram, CEO CRP Group.

Pemain bisnis resto PT Citarasaprima Indonesia Berjaya (CRP Group) termasuk pelaku bisnis yang terdampak wabah Covid-19. Banyak gerai brand F&B chain yang dinaunginya --seperti Upnormal, Bakso Boedjangan, dan Nasi Goreng Rempah Mafia-- di Jakarta yang terkena pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pendapatan menurun. “Terlebih lagi, beberapa gerai Upnormal dan Bakso Boedjangan tutup sementara atau mengalami perubahan jam operasional,” kata Nirmal Rajaram, CEO CRP Group.

Dari sisi operasional, baik yang terkait karyawan maupun konsumen, kemudian ditambahkan sejumlah protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Banyak perubahan yang dilakukan, seperti penerapan SOP kebersihan yang frekuensinya ditingkatkan, physical distancing, hingga penutupan fasilitas dine-in di beberapa gerai Upnormal dan Bakso Boedjangan. Kemudian, Upnormal dan Bakso Boedjangan juga sudah mengurangi jam operasional gerai sesuai dengan batas waktu yang dianjurkan pemerintah.

Untuk menyesuaikan diri dengan pergeseran pasar, manajemen CRP Group mulai meluncurkan menu makanan praktis yang membuat kenyang dan dijual dengan harga terjangkau (affordable). Upnormal, misalnya, menghadirkan menu Meal Kit yang berisikan sembilan potong ayam (ada tiga varian rasa: ayam lengkuas, ayam rempah manis, dan ayam rempah kencur), dengan cara masak yang praktis, tinggal dihangatkan.

“Penjualan yang semula banyak berasal dari dine-in pun mulai bergeser menjadi delivery online dan take away,” ungkap Nirmal. Perusahaan mengeluarkan sejumlah produk baru yang menarik, tetapi terjangkau dan praktis. Selain itu, juga menata ulang jadwal permintaan dan penerimaan bahan baku di setiap gerai.

Upnormal dan Bakso Boedjangan pun mulai menghadirkan layanan pesan-antar yang menerapkan sistem contactless delivery dalam keseluruhan prosedur pengolahan makan-minum. Hanya dengan menekan tombol Pesan-Antar pada aplikasi, konsumen bisa memilih gerai terdekat dan menu favorit dari kedua brand tersebut.

CRP Group melakukan pula kolaborasi pemasaran dengan berbagai brand di Indonesia. Mulai dari kerjasama dengan Nestea (program Buy One Get One), hingga kerjasama dengan GoPay, Ovo, LinkAja, dan Shopeepay. Saat pandemi Covid-19 ini, Upnormal dan Bakso Boedjangan fokus pada pemasaran online, dengan mengarahkan konsumen untuk memanfaatkan layanan pesan-antar, baik melalui GoFood, GrabFood, maupun Upnormal App.

Dari sisi manajemen SDM, agar karyawan tetap solid, terus dikembangkan komunikasi agar saling dukung, saling berempati, dan saling memotivasi. Departemen HR memfasilitasi webinar bersama CEO di awal pandemi. Secara transparan, CEO CRP Group menjelaskan situasi perusahaan. Setiap kepala departemen juga terus melakukan weekly meeting online. Keperluan karyawan tetap dilayani, baik melalui WhatsApp maupun surat elektronik.

Saat ini di Upnormal dan Bakso Boedjangan (owned store) tidak ada PHK. Namun, memang tidak memperpanjang masa kontrak karyawan yang telah habis. Gaji take home pay pun mengalami penyesuaian karena krisis. Akan tetapi, perusahaan memberikan bantuan paket sembako untuk karyawan operasional.

Untuk strategi pascacorona, CRP Group akan banyak bekerjasama dengan kalangan fintech demi memperkuat transaksi cashless. Perusahaan juga akan menghadirkan menu frozen yang dapat disantap dengan praktis di rumah. Ini seperti yang sudah dilakukan Upnormal dengan Meal Kit-nya.

Perusahaan akan melakukan pula analisis internal lebih dalam terkait strategi-strategi baru yang bakal dijalankan. Sebab, mereka percaya, lanskap bisnis pascacorona akan berubah. (*)

Sudarmadi & Jeihan Kahfi Barlian

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)